Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Agustus 2011

10 Anak Paling Stylish di Hollywood

1. Willow Smith
 
 

Dia adalah putri dari Will Smith dan Jada Pinkett-Smith berusia 10 tahun yang baru-baru ini dikabarkan menandatangani perjanjian dengan produser musik kenamaan, Jay-Z untuk menelurkan album perdananya. Gayanya cukup eksentrik dan mengundang perhatian karena amat tidak biasa dan cenderung cuek dan ala punk.

2. Romeo Beckham
 
 

Dia adalah anak kedua dari pasangan David dan Victoria Beckham. Di usia 8 tahun saja, adik dari Brooklyn Beckham ini sudah pandai memadupadankan busana. Ia sudah menemukan gaya nyamannya yang ala LA, dengan sepatu kets, kaus, serta topi. Ia pun bahkan pernah mendesain kacamata hitam untuk sebuah label.

3. Shiloh Jolie-Pitt
 
 

Dia adalah anak putri kandung Angelina Jolie dan Brad Pitt. Menurut sebuah wawancara dengan Angelina Jolie, dikabarkan Shiloh sangat suka bergaya seperti lelaki, terlihat dari caranya memilih pakaian. Bahkan, ia mengira dirinya adalah bagian dari grup kakak-kakak lelakinya, hingga mereka terpaksa memangkas rambut Shiloh cukup pendek karena permintaannya. Gaya berpakaian Shiloh disebut Jolie, "Montenegro Style".

4. Kingston Rossdale
 
 

Dia baru berusia 4 tahun, Kingston sudah menunjukkan gaya berpakaian yang unik. Mungkin juga karena pengaruh orangtuanya, Gavin Rossdale dan Gwen Stefani. Ia terlihat layaknya anak rocker. Senang mengenakan warna-warna gelap, kadang terang, tabrak corak, sepatu boots, dan sebagainya.

5. Arlo Weiner
 
 

Di usia 9 tahun, Arlo Weiner, anak dari kreator film serial televisi Mad Men, Matt Weiner, sudah mendapat julukan "the littlest dandy", alias pria dandy terkecil. Ia senang mengenakan ascot dan blazer beludru.

6. Elle Fanning
 
 

Lebih banyak orang mengenal kakaknya, Dakota Fanning, namun nama dara berusia 12 tahun ini makin mencuat di Hollywood. Tak hanya karena bakatnya bermain di beberapa film, tetapi juga karena kecantikan dan pemilihan busananya yang memikat.

7. Suri Cruise
 
 

Nama yang satu ini sudah tak perlu diperkenalkan lagi. Mungkin Suri adalah salah satu anak selebriti yang paling sering difoto paparazzi di muka bumi ini. Ia memang sudah jelas memiliki kesukaan untuk berdandan dan mengenakan pakaian yang gaya. Ketika ia tampil mengenakan sepatu berhak kecil, banyak orangtua yang mengecam Katie Holmes, padahal, Suri sendiri yang menyukainya.

8. Lourdes Leon
 
 

Dara berusia 14 tahun ini adalah anak dari ibu superterkenal, Madonna. Saat ini Lourdes sudah punya blog khusus fashion sendiri. Gaya ala cewek keras sepertinya menurun dari sang ibunda.

9. Levi Mcconaughey
 
 

Masih berusia 2 tahun, Levi sudah mencuri perhatian dengan gayanya yang lucu. Mungkin bukan Levi sendiri yang memilih pakaiannya, tetapi anak dari aktor Matthew McConaughey ini terlihat sangat manis dengan baju-baju kecilnya.

10. Tavi Gevinson
 
 

Dia adalah penulis blog fashion yang baru berusia 13 tahun. Ia memulai blog berjudul Style Rookie ketika ia masih berusia 11 tahun. Tak lama kemudian, hasil tulisannya mendapat apresiasi dan diwawancara oleh majalah New York Times. Kini blog-nya mendapat pengikut sekitar 50 ribu pembaca setiap harinya. Banyak orang mengikuti blog-nya untuk mendapatkan inspirasi. Tavi kini sering diminta membantu mendesain busana di beberapa label fashion.

10 Anak Paling Stylish di Hollywood

1. Willow Smith
 
 

Dia adalah putri dari Will Smith dan Jada Pinkett-Smith berusia 10 tahun yang baru-baru ini dikabarkan menandatangani perjanjian dengan produser musik kenamaan, Jay-Z untuk menelurkan album perdananya. Gayanya cukup eksentrik dan mengundang perhatian karena amat tidak biasa dan cenderung cuek dan ala punk.

2. Romeo Beckham
 
 

Dia adalah anak kedua dari pasangan David dan Victoria Beckham. Di usia 8 tahun saja, adik dari Brooklyn Beckham ini sudah pandai memadupadankan busana. Ia sudah menemukan gaya nyamannya yang ala LA, dengan sepatu kets, kaus, serta topi. Ia pun bahkan pernah mendesain kacamata hitam untuk sebuah label.

3. Shiloh Jolie-Pitt
 
 

Dia adalah anak putri kandung Angelina Jolie dan Brad Pitt. Menurut sebuah wawancara dengan Angelina Jolie, dikabarkan Shiloh sangat suka bergaya seperti lelaki, terlihat dari caranya memilih pakaian. Bahkan, ia mengira dirinya adalah bagian dari grup kakak-kakak lelakinya, hingga mereka terpaksa memangkas rambut Shiloh cukup pendek karena permintaannya. Gaya berpakaian Shiloh disebut Jolie, "Montenegro Style".

4. Kingston Rossdale
 
 

Dia baru berusia 4 tahun, Kingston sudah menunjukkan gaya berpakaian yang unik. Mungkin juga karena pengaruh orangtuanya, Gavin Rossdale dan Gwen Stefani. Ia terlihat layaknya anak rocker. Senang mengenakan warna-warna gelap, kadang terang, tabrak corak, sepatu boots, dan sebagainya.

5. Arlo Weiner
 
 

Di usia 9 tahun, Arlo Weiner, anak dari kreator film serial televisi Mad Men, Matt Weiner, sudah mendapat julukan "the littlest dandy", alias pria dandy terkecil. Ia senang mengenakan ascot dan blazer beludru.

6. Elle Fanning
 
 

Lebih banyak orang mengenal kakaknya, Dakota Fanning, namun nama dara berusia 12 tahun ini makin mencuat di Hollywood. Tak hanya karena bakatnya bermain di beberapa film, tetapi juga karena kecantikan dan pemilihan busananya yang memikat.

7. Suri Cruise
 
 

Nama yang satu ini sudah tak perlu diperkenalkan lagi. Mungkin Suri adalah salah satu anak selebriti yang paling sering difoto paparazzi di muka bumi ini. Ia memang sudah jelas memiliki kesukaan untuk berdandan dan mengenakan pakaian yang gaya. Ketika ia tampil mengenakan sepatu berhak kecil, banyak orangtua yang mengecam Katie Holmes, padahal, Suri sendiri yang menyukainya.

8. Lourdes Leon
 
 

Dara berusia 14 tahun ini adalah anak dari ibu superterkenal, Madonna. Saat ini Lourdes sudah punya blog khusus fashion sendiri. Gaya ala cewek keras sepertinya menurun dari sang ibunda.

9. Levi Mcconaughey
 
 

Masih berusia 2 tahun, Levi sudah mencuri perhatian dengan gayanya yang lucu. Mungkin bukan Levi sendiri yang memilih pakaiannya, tetapi anak dari aktor Matthew McConaughey ini terlihat sangat manis dengan baju-baju kecilnya.

10. Tavi Gevinson
 
 

Dia adalah penulis blog fashion yang baru berusia 13 tahun. Ia memulai blog berjudul Style Rookie ketika ia masih berusia 11 tahun. Tak lama kemudian, hasil tulisannya mendapat apresiasi dan diwawancara oleh majalah New York Times. Kini blog-nya mendapat pengikut sekitar 50 ribu pembaca setiap harinya. Banyak orang mengikuti blog-nya untuk mendapatkan inspirasi. Tavi kini sering diminta membantu mendesain busana di beberapa label fashion.

Senin, 01 Agustus 2011

Kesalahan Saat Memakai Kerudung/ Jilbab

Agar berkerudung tidak membuat pusing, Anda harus menghindari beberapa kesalahan yang sering terjadi ini.

Berkerudung membuat seorang wanita tampak lebih anggun. Namun jika Anda uring-uringan saja dengan berbagai masalah rambut hingga penampilan tentu tidak lagi menjadi ibadah dan suatu keanggunan. Agar tidak terjadi masalah-masalah tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Rambut tidak digelung
Mungkin Anda tidak ingin membuat rambut Anda tersiksa dengan menggelungnya, namun rambut yang diurai atau hanya dikuncir saja bisa mencuat keluar dari pori-pori kain jilbab. Tentu mengganggu penampilan bukan? Oleh karena itu disarankan untuk selalu menggunakan ikat kepala agar rambut tersimpan rapi di balik kerudung dan posisi kerudung tidak mudah bergeser.

Ikat kepala tidak menyerap keringat
Sebelum menggunakan kerudung, ada kain yang digunakan sebagai dasar yang diikatkan di kepala, disebut juga ikat kepala. Bentuk ikat kepala ini bermacam-macam dan bahannya pun bermacam-macam. Kesalahan terjadi jika Anda memilih ikat kepala dari bahan yang tidak menyerap keringat. Hal ini akan membuat keringat terakumulasi di kulit kepala. Selain tidak nyaman, keringat ini juga membuat rambut mudah lepek dan akhirnya berketombe. Sebaiknya untuk di daerah panas, atau jika berencana keliling ke rumah tetangga-tetangga dengan berjalan kaki, Anda memilih ikat kepala yang berbentuk renda karena bahan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik di rambut dan kulit kepala.

Ikatan terlalu ketat
Baik ikatan rambut maupun ikatan dasar kerudung yang terlalu ketat akan membuat Anda pusing. Oleh karena itu, ikatlah rambut dengan karet rambut yang elastis namun kuat. Sedangkan untuk ikat kepala, pilihlah yang pas benar di kepala dan tidak licin sehingga Anda tidak perlu mengikatnya kencang-kencang.

Rambut kurang dirawat
Oleh karena sering ditarik dan tidak mendapat sirkulasi udara yang leluasa, rambut wanita yang berkerudung mudah stres. Walaupun tidak terlihat orang lain, perawatan rambut tetap penting, bahkan harus dilakukan ekstra pada wanita berkerudung. Cucilah rambut minimal dua hari sekali dengan mengaplikasikan kondisioner secukupnya. Lakukan hairmask setidaknya satu bulan sekali agar rambut tetap sehat dan cantik. Ketika sedang di rumah, saat-saat tidak harus menggunakan kerudung, sebaiknya rambut dibiarkan bebas terurai dan tidak diikat dengan ketat.

Ujung kerudung
Mencoba berbagai gaya tentu membuat penampilan Anda selalu segar, namun jangan lupa untuk memperhatikan jatuhnya ujung kerudung Anda. Kesalahan yang sering terjadi adalah mengakhiri ujung kerudung dengan membiarkannya sedikit menjuntai di sisi belakang atau samping kepala padahal bahan kerudung tersebut cukup kaku. Hal ini membuat ujung kerudung tersebut terlihat tidak menyatu dengan keseluruhan bentuk kerudung Anda. Sebaiknya jika bahan tersebut cukup kaku, jangan dibiarkan menjuntai melainkan sematkan secara rapi dengan jarum.
 
 

Kesalahan Saat Memakai Kerudung/ Jilbab

Agar berkerudung tidak membuat pusing, Anda harus menghindari beberapa kesalahan yang sering terjadi ini.

Berkerudung membuat seorang wanita tampak lebih anggun. Namun jika Anda uring-uringan saja dengan berbagai masalah rambut hingga penampilan tentu tidak lagi menjadi ibadah dan suatu keanggunan. Agar tidak terjadi masalah-masalah tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Rambut tidak digelung
Mungkin Anda tidak ingin membuat rambut Anda tersiksa dengan menggelungnya, namun rambut yang diurai atau hanya dikuncir saja bisa mencuat keluar dari pori-pori kain jilbab. Tentu mengganggu penampilan bukan? Oleh karena itu disarankan untuk selalu menggunakan ikat kepala agar rambut tersimpan rapi di balik kerudung dan posisi kerudung tidak mudah bergeser.

Ikat kepala tidak menyerap keringat
Sebelum menggunakan kerudung, ada kain yang digunakan sebagai dasar yang diikatkan di kepala, disebut juga ikat kepala. Bentuk ikat kepala ini bermacam-macam dan bahannya pun bermacam-macam. Kesalahan terjadi jika Anda memilih ikat kepala dari bahan yang tidak menyerap keringat. Hal ini akan membuat keringat terakumulasi di kulit kepala. Selain tidak nyaman, keringat ini juga membuat rambut mudah lepek dan akhirnya berketombe. Sebaiknya untuk di daerah panas, atau jika berencana keliling ke rumah tetangga-tetangga dengan berjalan kaki, Anda memilih ikat kepala yang berbentuk renda karena bahan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik di rambut dan kulit kepala.

Ikatan terlalu ketat
Baik ikatan rambut maupun ikatan dasar kerudung yang terlalu ketat akan membuat Anda pusing. Oleh karena itu, ikatlah rambut dengan karet rambut yang elastis namun kuat. Sedangkan untuk ikat kepala, pilihlah yang pas benar di kepala dan tidak licin sehingga Anda tidak perlu mengikatnya kencang-kencang.

Rambut kurang dirawat
Oleh karena sering ditarik dan tidak mendapat sirkulasi udara yang leluasa, rambut wanita yang berkerudung mudah stres. Walaupun tidak terlihat orang lain, perawatan rambut tetap penting, bahkan harus dilakukan ekstra pada wanita berkerudung. Cucilah rambut minimal dua hari sekali dengan mengaplikasikan kondisioner secukupnya. Lakukan hairmask setidaknya satu bulan sekali agar rambut tetap sehat dan cantik. Ketika sedang di rumah, saat-saat tidak harus menggunakan kerudung, sebaiknya rambut dibiarkan bebas terurai dan tidak diikat dengan ketat.

Ujung kerudung
Mencoba berbagai gaya tentu membuat penampilan Anda selalu segar, namun jangan lupa untuk memperhatikan jatuhnya ujung kerudung Anda. Kesalahan yang sering terjadi adalah mengakhiri ujung kerudung dengan membiarkannya sedikit menjuntai di sisi belakang atau samping kepala padahal bahan kerudung tersebut cukup kaku. Hal ini membuat ujung kerudung tersebut terlihat tidak menyatu dengan keseluruhan bentuk kerudung Anda. Sebaiknya jika bahan tersebut cukup kaku, jangan dibiarkan menjuntai melainkan sematkan secara rapi dengan jarum.
 
 

Maksimalkan Penampilan Dengan Baju Pesta Yang Sesuai

Pesta adalah waktu yang tepat untuk mentransformasi penampilan. Kita yang terbiasa tampil kasual dituntut untuk tampil berbeda, cantik, dan anggun. Maksimalkan penampilan kita dengan baju pesta yang sesuai. Ini contekan tips dan triknya.

  • Lihat jenis pesta yang akan dihadiri, apakah itu pesta pernikahan, pesta cocktail, atau pesta antarteman biasa. Perhatikan juga apakah ada dresscode yang sudah ditentukan pengundang? Hal ini akan membantu kita untuk memutuskan baju apa yang akan kita kenakan. 
  • Pilih baju pesta yang cocok dengan kepribadian kita. Kalau kita adalah tipe wanita yang menyukai baju tertutup, jangan memaksakan memakai baju terbuka hanya karena orang lain menyarankan begitu. Kalau tak merasa nyaman, otomatis hal ini akan terpancar dalam keseluruhan penampilan kita. Kalau ini terjadi, target tampil memesona justru meleset.

  • Pilih baju yang bisa menonjolkan fitur terbaik dari tubuh kita. Dengan begitu, kekurangan tubuh kita bisa ditutupi. Misalnya, kalau bahu kita bagus, pilih baju yang menonjolkan keindahan bahu, sehingga fokus orang akan berpusat pada bahu kita.

  • Jangan membeli baju yang kita sukai dengan impulsif. Belum tentu baju akan tetap terlihat bagus di saat kita melihatnya untuk kedua kali. Lebih baik cari baju pesta dari jauh-jauh hari, sehingga kita bisa mencoba berbagai jenis baju dan menemukan yang memang sangat cocok. 
  • Jangan memaksakan diri memakai baju yang tidak sesuai dengan tubuh kita. Hindari memakai pakaian yang terlalu longgar, terlalu ketat, atau terlalu mini. 
  • Jangan pernah memakai pakaian yang sering kita kenakan sehari-hari untuk pergi ke pesta. Pesta adalah sebuah event yang spesial karena itu sebaiknya kita memakai baju yang spesial pula.
  • Membeli baju pesta cukup tricky. Kalau kita membeli baju pesta yang mencolok, tentunya kita agak sulit memakainya berkali-kali, karena orang akan berpikir kita terus menerus mengenakan pakaian yang sama. Kalau kita tidak punya budget untuk membeli baju yang mahal, lebih baik beli gaun hitam yang berpotongan simpel saja. Gaun yanng lebih dikenal dengan sebutan LBD (Little Black Dress) ini bisa dipakai berkali-kali dengan bantuan aksesori yang berbeda.

  • Sesuaikan aksesori, tas, dan sepatu dengan baju yang kita kenakan. Kalau baju sudah ramai dengan aplikasi di dada, hindari memakai kalung. Hal ini akan membuat penampilan terlihat “ramai”. Aksesori yang mungil akan membuat kita tampil feminin, sementara aksesori berukuran besar akan membuat kita tampil edgy.
      
  • Sesuaikan baju dengan pakaian dalam yang sesuai. Jangan sampai pakaian dalam kita mengintip dari balik baju pesta yang kita kenakan. Mengganggu!
  • Cek lagi setiap detail penampilan kita sebelum berangkat. Kalau kita memakai pakaian terbuka, pastikan kaki dan ketiak kita bebas dari bulu, ya.
 
 

Maksimalkan Penampilan Dengan Baju Pesta Yang Sesuai

Pesta adalah waktu yang tepat untuk mentransformasi penampilan. Kita yang terbiasa tampil kasual dituntut untuk tampil berbeda, cantik, dan anggun. Maksimalkan penampilan kita dengan baju pesta yang sesuai. Ini contekan tips dan triknya.

  • Lihat jenis pesta yang akan dihadiri, apakah itu pesta pernikahan, pesta cocktail, atau pesta antarteman biasa. Perhatikan juga apakah ada dresscode yang sudah ditentukan pengundang? Hal ini akan membantu kita untuk memutuskan baju apa yang akan kita kenakan. 
  • Pilih baju pesta yang cocok dengan kepribadian kita. Kalau kita adalah tipe wanita yang menyukai baju tertutup, jangan memaksakan memakai baju terbuka hanya karena orang lain menyarankan begitu. Kalau tak merasa nyaman, otomatis hal ini akan terpancar dalam keseluruhan penampilan kita. Kalau ini terjadi, target tampil memesona justru meleset.

  • Pilih baju yang bisa menonjolkan fitur terbaik dari tubuh kita. Dengan begitu, kekurangan tubuh kita bisa ditutupi. Misalnya, kalau bahu kita bagus, pilih baju yang menonjolkan keindahan bahu, sehingga fokus orang akan berpusat pada bahu kita.

  • Jangan membeli baju yang kita sukai dengan impulsif. Belum tentu baju akan tetap terlihat bagus di saat kita melihatnya untuk kedua kali. Lebih baik cari baju pesta dari jauh-jauh hari, sehingga kita bisa mencoba berbagai jenis baju dan menemukan yang memang sangat cocok. 
  • Jangan memaksakan diri memakai baju yang tidak sesuai dengan tubuh kita. Hindari memakai pakaian yang terlalu longgar, terlalu ketat, atau terlalu mini. 
  • Jangan pernah memakai pakaian yang sering kita kenakan sehari-hari untuk pergi ke pesta. Pesta adalah sebuah event yang spesial karena itu sebaiknya kita memakai baju yang spesial pula.
  • Membeli baju pesta cukup tricky. Kalau kita membeli baju pesta yang mencolok, tentunya kita agak sulit memakainya berkali-kali, karena orang akan berpikir kita terus menerus mengenakan pakaian yang sama. Kalau kita tidak punya budget untuk membeli baju yang mahal, lebih baik beli gaun hitam yang berpotongan simpel saja. Gaun yanng lebih dikenal dengan sebutan LBD (Little Black Dress) ini bisa dipakai berkali-kali dengan bantuan aksesori yang berbeda.

  • Sesuaikan aksesori, tas, dan sepatu dengan baju yang kita kenakan. Kalau baju sudah ramai dengan aplikasi di dada, hindari memakai kalung. Hal ini akan membuat penampilan terlihat “ramai”. Aksesori yang mungil akan membuat kita tampil feminin, sementara aksesori berukuran besar akan membuat kita tampil edgy.
      
  • Sesuaikan baju dengan pakaian dalam yang sesuai. Jangan sampai pakaian dalam kita mengintip dari balik baju pesta yang kita kenakan. Mengganggu!
  • Cek lagi setiap detail penampilan kita sebelum berangkat. Kalau kita memakai pakaian terbuka, pastikan kaki dan ketiak kita bebas dari bulu, ya.
 
 

5 Tipe Busana Wajib Punya

Ketimbang membeli barang-barang supertrendi setiap musim baru, lebih baik membeli yang basic, kemudian padankan dengan tambahan kecil yang sedang ngetren. Tiga stylist, Teresa Morisco dari Wardrobe 911, Sharon Haver, Editor in Chief FocusOnStyle.com, serta Kelly Machbitz, konsultan citra diri mengusulkan 5 tipe busana wajib ada di lemari supaya setiap wanita tidak merasa minder. Menurut mereka, padu padan dari busana-busana ini bisa dijadikan statement wear untuk dipadankan dan terlihat menawan.

Celana jins berwarna biru gelap
Celana jins pas badan yang sesuai bentuk tubuh akan membuat si pemakainya terlihat ultramenarik. Pilih yang berwarna gelap (dark wash) dengan potongan straight leg atau boot cut yang akan menarik dikenakan segala bentuk tubuh di segala acara. Satu celana jins yang bagus, meski mahal, akan menjadi investasi berharga untuk Anda, karena bisa digunakan berulang-ulang tanpa ada yang tahu itu celana yang sama (asal Anda mengganti padanan atasannya).

Sepatu yang tepat
Sepatu yang manis dan nyaman akan menjadi hal yang penting dalam penampilan Anda jika sedang tak percaya diri. “Sepatu pump hak tinggi klasik berwarna hitam tidak pernah mati gaya dan akan terlihat menarik dengan padanan apa pun,” jelas Machbitz. Untuk mereka yang lebih berani, sepatu hak tinggi dengan sedikit tampilan motif kulit ular dari bahan sintetis akan terlihat menarik dan juga tak lekang waktu.

Atasan
Ketiga ahli penampilan ini memiliki selera dan saran berbeda. Machbitz mengunggulkan kemeja putih pas tubuh yang bisa dipadankan dengan rok pensil untuk berangkat kerja, atau jins kasual untuk berakhir minggu dengan keluarga. Sementara Morisco memilih atasan dari bahan rajut yang memiliki detail lingkar leher draping (menggelayut) karena cocok dengan semua bentuk tubuh. Sementara Haver, lebih memilih atasan turtleneck dari bahan kasmir yang halus.

Luaran
Untuk busana luaran, para ahli penampilan ini merekomendasikan jaket yang pas tubuh atau blazer dengan bentuk klasik dan hindari detail-detail tredi, supaya bisa Anda kenakan selama mungkin asal dirawat dengan baik. Mengenakan jaket yang pas tubuh dan terkonstruksi dengan baik bisa mengkomunikasikan gaya resmi. Pilih dalam warna yang netral, seperti hitam atau biru tua supaya bisa dipadankan dengan banyak dalaman.

Rok, Dress, atau Tas?
Untuk barang kelima, para ahli ini sedikit berbeda pendapat. Tetapi mereka setuju, barang yang wajib dimiliki adalah barang yang fleksibel. Morisco memilih rok pensil karena bisa dikenakan dari siang, acara sore, bahkan ke acara malam. Sementara Machbitz menganjurkan little black dress. Dengan gaya simpel yang ukurannya pas tubuh, bisa Anda padankan dengan jaket untuk siang hari, atau tambahkan aksesori berkilau di malam hari. Haver memberi saran untuk membeli tas tangan bagus dengan warna netral yang bisa dipadankan dengan busana Anda yang lain. Cari tas bagus yang tahan lama dan bisa Anda kenakan bertahun-tahun.
 
 

5 Tipe Busana Wajib Punya

Ketimbang membeli barang-barang supertrendi setiap musim baru, lebih baik membeli yang basic, kemudian padankan dengan tambahan kecil yang sedang ngetren. Tiga stylist, Teresa Morisco dari Wardrobe 911, Sharon Haver, Editor in Chief FocusOnStyle.com, serta Kelly Machbitz, konsultan citra diri mengusulkan 5 tipe busana wajib ada di lemari supaya setiap wanita tidak merasa minder. Menurut mereka, padu padan dari busana-busana ini bisa dijadikan statement wear untuk dipadankan dan terlihat menawan.

Celana jins berwarna biru gelap
Celana jins pas badan yang sesuai bentuk tubuh akan membuat si pemakainya terlihat ultramenarik. Pilih yang berwarna gelap (dark wash) dengan potongan straight leg atau boot cut yang akan menarik dikenakan segala bentuk tubuh di segala acara. Satu celana jins yang bagus, meski mahal, akan menjadi investasi berharga untuk Anda, karena bisa digunakan berulang-ulang tanpa ada yang tahu itu celana yang sama (asal Anda mengganti padanan atasannya).

Sepatu yang tepat
Sepatu yang manis dan nyaman akan menjadi hal yang penting dalam penampilan Anda jika sedang tak percaya diri. “Sepatu pump hak tinggi klasik berwarna hitam tidak pernah mati gaya dan akan terlihat menarik dengan padanan apa pun,” jelas Machbitz. Untuk mereka yang lebih berani, sepatu hak tinggi dengan sedikit tampilan motif kulit ular dari bahan sintetis akan terlihat menarik dan juga tak lekang waktu.

Atasan
Ketiga ahli penampilan ini memiliki selera dan saran berbeda. Machbitz mengunggulkan kemeja putih pas tubuh yang bisa dipadankan dengan rok pensil untuk berangkat kerja, atau jins kasual untuk berakhir minggu dengan keluarga. Sementara Morisco memilih atasan dari bahan rajut yang memiliki detail lingkar leher draping (menggelayut) karena cocok dengan semua bentuk tubuh. Sementara Haver, lebih memilih atasan turtleneck dari bahan kasmir yang halus.

Luaran
Untuk busana luaran, para ahli penampilan ini merekomendasikan jaket yang pas tubuh atau blazer dengan bentuk klasik dan hindari detail-detail tredi, supaya bisa Anda kenakan selama mungkin asal dirawat dengan baik. Mengenakan jaket yang pas tubuh dan terkonstruksi dengan baik bisa mengkomunikasikan gaya resmi. Pilih dalam warna yang netral, seperti hitam atau biru tua supaya bisa dipadankan dengan banyak dalaman.

Rok, Dress, atau Tas?
Untuk barang kelima, para ahli ini sedikit berbeda pendapat. Tetapi mereka setuju, barang yang wajib dimiliki adalah barang yang fleksibel. Morisco memilih rok pensil karena bisa dikenakan dari siang, acara sore, bahkan ke acara malam. Sementara Machbitz menganjurkan little black dress. Dengan gaya simpel yang ukurannya pas tubuh, bisa Anda padankan dengan jaket untuk siang hari, atau tambahkan aksesori berkilau di malam hari. Haver memberi saran untuk membeli tas tangan bagus dengan warna netral yang bisa dipadankan dengan busana Anda yang lain. Cari tas bagus yang tahan lama dan bisa Anda kenakan bertahun-tahun.
 
 

4 Tips Sebelum Membeli Sepatu

4 Tips Sebelum Membeli Sepatu. Tinggal hitungan hari, shopaholic di ibukota akan dimanjakan dalam Festival Jakarta Great Sale yang jatuh pada 17 Juni hingga 17 Juli. Tak tanggung-tanggung akan ada 68 mal yang akan memberikan diskon besar-besaran.

Bagi Anda penggila belanja pasti sudah menyiapkan daftar barang incaran, termasuk sepatu idaman. Agar tak salah pilih saat berburu sepatu, jangan hanya mementingkan kualitas dan bentuk, tetapi juga kecocokannya dengan postur tubuh Anda.

Menemukan jenis sepatu yang terlihat bagus pada bentuk kaki Anda yang unik memang bukan perkara mudah. Suede boots yang terpampang di rak mungkin terlihat sangat bagus. Tapi, apakah akan terlihat bagus jika Anda yang menggunakannya? Belum tentu.

Untuk memudahkan mendapatkan sepatu yang sesuai dengan postur tubuh, Aly Scott, pendiri StyleChic, mengungkapkan trik memilih sepatu sesuai bentuk kaki. Berikut empat triknya, seperti dilansir dari Beauty Riot.

1. Kaki kecil dan mungil
Jika kaki Anda lebih pendek dan ramping, yang paling penting untuk diingat adalah bagaimana membuat tubuh terlihat lebih tinggi. Berarti, Anda harus menambahkan sepatu model platform, wedges, atau sepatu hak tinggi lainnya dalam daftar belanja.

Dengan begitu, tidak akan ada perbedaan antara garis tumit tinggi yang Anda gunakan dengan panjang kaki Anda. Selain itu, pilih sepatu yang memiliki ujung jari bulat.

“Ujung yang runcing akan membuat Anda terlihat seperti penyihir,” ujar Aly Scott.

Jika Anda lebih mementingkan kenyamanan, pilih saja model sepatu balerina. Tapi, gunakan sepatu ini hanya ketika Anda menggunakan rok mini atau rok di atas lutut. Untuk sandal, model gladiator adalah pilihan yang tepat karena jenis sandal ini akan terlihat cantik di pergelangan kaki Anda yang kecil.

2. Kaki pendek dan berisi
Mungkin Anda menganggap sangat sulit menemukan sepatu yang cocok dengan postur tubuh. Untuk mempermudah, ketahui kuncinya. “Sepatu tumit tinggi adalah yang terbaik,” saran Scott.

Pastikan untuk memilih sepatu dengan warna terang dan motif yang unik. Sehingga, Anda dapat menarik perhatian orang ke bagian bawah. Pilihan lain yang dapat memaksimalkan penampilan adalah open-toes shoes, sepatu dengan ujung jari terbuka, dengan tumit sepatu yang padat. Atau boot setinggi di bawah lutut, bukan di pertengahan betis.

Karena kaki Anda cenderung berisi, jauhi sandal gladiator atau sepatu jenis lain yang membungkus pergelangan kaki. Anda juga harus menghindari flat shoes karena jenis sepatu tersebut dapat membuat Anda terlihat lebih pendek.

3. Kaki tinggi dan kurus
Lupakan mitos bahwa tubuh tinggi tidak dapat menggunakan sepatu tumit tinggi. Kaki Anda yang panjang dan ramping justru akan terlihat cantik dengan stiletto.

“Jika Anda mencari yang lain, sepatu balerina akan terlihat bagus karena tubuh Anda sudah tinggi,” ujar Aly.

Jika ingin menonjolkan betis kecil, boot setinggi pertengahan betis atau sepatu tali yang melilit betis adalah pilihan yang sempurna. Sandal bertali dengan tali di pergelangan kaki juga akan memberikan kesan seksi pada kaki, terutama jika pergelangan kaki Anda kecil.

Hindari sepatu dengan ujung jari runcing karena akan membuat kaki Anda terlalu panjang. Juga, hindari wedges atau platforms yang terlalu berat karena dapat memberikan kesan ‘penuh’ pada pergelangan kaki.

4. Kaki tinggi dan berotot
Jenis kaki ini adalah bentuk paling seksi. Orang yang memiliki kaki ini biasanya juga memiliki bokong yang padat. Untuk dapat memamerkannya, pilih saja sepatu super tinggi.

“Sepatu runcing, open-toed shoes, dan stiletto akan membuat kaki Anda terlihat lebih ramping,” ujarnya.

Pilihan tepat lainnya adalah sepatu model wedges. Pilih sepatu dengan tinggi tumitnya sekitar 5-7 cm untuk dapat mengangkat kaki. Jika ingin membeli boot, pilih bahan suade dengan resleting untuk memudahkan menggunakannya.

Hindari pump shoes dengan ujung kaki bulat, french heel atau kitten heel, sepatu dengan hak dengan bentuk persegi, dan bentuk-bentuk sepatu yang feminin seperti sepatu balet. Itu karena sepatu-sepatu tersebut dapat membuat kaki Anda terlihat lebih besar.

Ada satu jenis sepatu yang dapat terlihat bagus di jenis kaki apapun yaitu stiletto. Selain itu, Aly Scott juga mengatakan bahwa sepatu wedges, studed shoes, warna netral dan nude, oxford shoes, boot, sepatu berwarna plum dan coklat akan menjadi tren musim ini.

“Stiletto selalu membuat kaki lebih tinggi, dan lebih ramping,” ujarnya.
 
 

4 Tips Sebelum Membeli Sepatu

4 Tips Sebelum Membeli Sepatu. Tinggal hitungan hari, shopaholic di ibukota akan dimanjakan dalam Festival Jakarta Great Sale yang jatuh pada 17 Juni hingga 17 Juli. Tak tanggung-tanggung akan ada 68 mal yang akan memberikan diskon besar-besaran.

Bagi Anda penggila belanja pasti sudah menyiapkan daftar barang incaran, termasuk sepatu idaman. Agar tak salah pilih saat berburu sepatu, jangan hanya mementingkan kualitas dan bentuk, tetapi juga kecocokannya dengan postur tubuh Anda.

Menemukan jenis sepatu yang terlihat bagus pada bentuk kaki Anda yang unik memang bukan perkara mudah. Suede boots yang terpampang di rak mungkin terlihat sangat bagus. Tapi, apakah akan terlihat bagus jika Anda yang menggunakannya? Belum tentu.

Untuk memudahkan mendapatkan sepatu yang sesuai dengan postur tubuh, Aly Scott, pendiri StyleChic, mengungkapkan trik memilih sepatu sesuai bentuk kaki. Berikut empat triknya, seperti dilansir dari Beauty Riot.

1. Kaki kecil dan mungil
Jika kaki Anda lebih pendek dan ramping, yang paling penting untuk diingat adalah bagaimana membuat tubuh terlihat lebih tinggi. Berarti, Anda harus menambahkan sepatu model platform, wedges, atau sepatu hak tinggi lainnya dalam daftar belanja.

Dengan begitu, tidak akan ada perbedaan antara garis tumit tinggi yang Anda gunakan dengan panjang kaki Anda. Selain itu, pilih sepatu yang memiliki ujung jari bulat.

“Ujung yang runcing akan membuat Anda terlihat seperti penyihir,” ujar Aly Scott.

Jika Anda lebih mementingkan kenyamanan, pilih saja model sepatu balerina. Tapi, gunakan sepatu ini hanya ketika Anda menggunakan rok mini atau rok di atas lutut. Untuk sandal, model gladiator adalah pilihan yang tepat karena jenis sandal ini akan terlihat cantik di pergelangan kaki Anda yang kecil.

2. Kaki pendek dan berisi
Mungkin Anda menganggap sangat sulit menemukan sepatu yang cocok dengan postur tubuh. Untuk mempermudah, ketahui kuncinya. “Sepatu tumit tinggi adalah yang terbaik,” saran Scott.

Pastikan untuk memilih sepatu dengan warna terang dan motif yang unik. Sehingga, Anda dapat menarik perhatian orang ke bagian bawah. Pilihan lain yang dapat memaksimalkan penampilan adalah open-toes shoes, sepatu dengan ujung jari terbuka, dengan tumit sepatu yang padat. Atau boot setinggi di bawah lutut, bukan di pertengahan betis.

Karena kaki Anda cenderung berisi, jauhi sandal gladiator atau sepatu jenis lain yang membungkus pergelangan kaki. Anda juga harus menghindari flat shoes karena jenis sepatu tersebut dapat membuat Anda terlihat lebih pendek.

3. Kaki tinggi dan kurus
Lupakan mitos bahwa tubuh tinggi tidak dapat menggunakan sepatu tumit tinggi. Kaki Anda yang panjang dan ramping justru akan terlihat cantik dengan stiletto.

“Jika Anda mencari yang lain, sepatu balerina akan terlihat bagus karena tubuh Anda sudah tinggi,” ujar Aly.

Jika ingin menonjolkan betis kecil, boot setinggi pertengahan betis atau sepatu tali yang melilit betis adalah pilihan yang sempurna. Sandal bertali dengan tali di pergelangan kaki juga akan memberikan kesan seksi pada kaki, terutama jika pergelangan kaki Anda kecil.

Hindari sepatu dengan ujung jari runcing karena akan membuat kaki Anda terlalu panjang. Juga, hindari wedges atau platforms yang terlalu berat karena dapat memberikan kesan ‘penuh’ pada pergelangan kaki.

4. Kaki tinggi dan berotot
Jenis kaki ini adalah bentuk paling seksi. Orang yang memiliki kaki ini biasanya juga memiliki bokong yang padat. Untuk dapat memamerkannya, pilih saja sepatu super tinggi.

“Sepatu runcing, open-toed shoes, dan stiletto akan membuat kaki Anda terlihat lebih ramping,” ujarnya.

Pilihan tepat lainnya adalah sepatu model wedges. Pilih sepatu dengan tinggi tumitnya sekitar 5-7 cm untuk dapat mengangkat kaki. Jika ingin membeli boot, pilih bahan suade dengan resleting untuk memudahkan menggunakannya.

Hindari pump shoes dengan ujung kaki bulat, french heel atau kitten heel, sepatu dengan hak dengan bentuk persegi, dan bentuk-bentuk sepatu yang feminin seperti sepatu balet. Itu karena sepatu-sepatu tersebut dapat membuat kaki Anda terlihat lebih besar.

Ada satu jenis sepatu yang dapat terlihat bagus di jenis kaki apapun yaitu stiletto. Selain itu, Aly Scott juga mengatakan bahwa sepatu wedges, studed shoes, warna netral dan nude, oxford shoes, boot, sepatu berwarna plum dan coklat akan menjadi tren musim ini.

“Stiletto selalu membuat kaki lebih tinggi, dan lebih ramping,” ujarnya.