Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2011

Lima Posisi Bercinta untuk Kepuasan Maksimal

Sejumlah orang menyimpan rasa tidak puas dalam hubungan seksual, namun justru berpura-pura mencapai orgasme demi memuaskan pasangan. Sebuah riset membuktikan, sebagian besar wanita pernah mengalami situasi seperti ini.

Sesi intim, harus menjadi waktu yang menyenangkan bagi pasangan. Posisi tubuh saat hubungan seks menjadi hal yang menentukan.

Berikut beberapa posisi bercinta yang dapat memastikan Anda sampai ke puncak kenikmatan bersamanya, seperti dilansir Shine.

Woman on top
Dr Jagdish Shah, seorang seksolog mengungkap perasaan mendominasi yang dirasakan wanita merupakan afrodisiak yang membuat gairah wanita bangkit.

Dia menyarankan, bila tak ingin terlalu mengekspos tubuh, di tempat tidur, mulailah posisi ini di sofa dan berada di pangkuannya.

"Posisi ini memberikan rangsangan pada klitoris wanita dengan maksimal," kata Dr Shah.

Misionaris
Menikmati posisi misionaris tidak membuat Anda menjadi seorang yang kuno. Dr Rinky Jethani, seksolog, menjelaskan banyak wanita senang didominasi pasangan dalam sebuah hubungan seks.

"Posisi ini dapat dieksplorasi lebih dari satu cara. Ungkapkan kata-kata erotis di telinga pasangan untuk membuatnya lebih membara," katanya.

Posisi berdiri
Pada posisi ini, wanita berada pada tempat yang sedikit lebih tinggi sehingga memudahkan penetrasi. Berbagai variasi dapat dilakukan antaralain pasangan pria dapat menggendong wanita saat penetrasi. Menurut Jethani, posisi ini membuat kesempatan foreplay lebih baik.

"Cobalah di dapur dan cari gaya inovatif. Beberapa camilan dapat Anda gunakan untuk foreplay," ujar seksolog dan penulis Nisha Maediratta.

Dari belakang
Posisi ini memungkinkan pasangan mengeksplorasi bagian punggung, zona yang sangat sensitif seksual. Plus sensasi dadanya pada punggung.

"Anda tidak dapat melihat dia saat berdiri di belakang Anda. Jadi, tangannya bisa saja datang entah dari mana. Ini akan meningkatkan getaran," katanya.

Doggie style
Ini adalah variasi dari posisi terakhir. Posisi merangkak dapat memberi rangsangan maksimal pada pasangan wanita. "Posisi ini merangsang klitoris dan mempercepat mencapai orgasme," kata Dr Jethani.

Namun hati-hati. Lebih baik melakukan posisi ini ditempat tidur atau ada risiko cedera bila di lakukan di lantai.

Lebih dari semua posisi diatas, ahli menyarankan, Anda dan pasangan harus mengkomunikasikan keinginan dan mengeksplorasi posisi yang nyaman untuk berdua. Jadilah seorang kekasih yang liar. source

Lima Posisi Bercinta untuk Kepuasan Maksimal

Sejumlah orang menyimpan rasa tidak puas dalam hubungan seksual, namun justru berpura-pura mencapai orgasme demi memuaskan pasangan. Sebuah riset membuktikan, sebagian besar wanita pernah mengalami situasi seperti ini.

Sesi intim, harus menjadi waktu yang menyenangkan bagi pasangan. Posisi tubuh saat hubungan seks menjadi hal yang menentukan.

Berikut beberapa posisi bercinta yang dapat memastikan Anda sampai ke puncak kenikmatan bersamanya, seperti dilansir Shine.

Woman on top
Dr Jagdish Shah, seorang seksolog mengungkap perasaan mendominasi yang dirasakan wanita merupakan afrodisiak yang membuat gairah wanita bangkit.

Dia menyarankan, bila tak ingin terlalu mengekspos tubuh, di tempat tidur, mulailah posisi ini di sofa dan berada di pangkuannya.

"Posisi ini memberikan rangsangan pada klitoris wanita dengan maksimal," kata Dr Shah.

Misionaris
Menikmati posisi misionaris tidak membuat Anda menjadi seorang yang kuno. Dr Rinky Jethani, seksolog, menjelaskan banyak wanita senang didominasi pasangan dalam sebuah hubungan seks.

"Posisi ini dapat dieksplorasi lebih dari satu cara. Ungkapkan kata-kata erotis di telinga pasangan untuk membuatnya lebih membara," katanya.

Posisi berdiri
Pada posisi ini, wanita berada pada tempat yang sedikit lebih tinggi sehingga memudahkan penetrasi. Berbagai variasi dapat dilakukan antaralain pasangan pria dapat menggendong wanita saat penetrasi. Menurut Jethani, posisi ini membuat kesempatan foreplay lebih baik.

"Cobalah di dapur dan cari gaya inovatif. Beberapa camilan dapat Anda gunakan untuk foreplay," ujar seksolog dan penulis Nisha Maediratta.

Dari belakang
Posisi ini memungkinkan pasangan mengeksplorasi bagian punggung, zona yang sangat sensitif seksual. Plus sensasi dadanya pada punggung.

"Anda tidak dapat melihat dia saat berdiri di belakang Anda. Jadi, tangannya bisa saja datang entah dari mana. Ini akan meningkatkan getaran," katanya.

Doggie style
Ini adalah variasi dari posisi terakhir. Posisi merangkak dapat memberi rangsangan maksimal pada pasangan wanita. "Posisi ini merangsang klitoris dan mempercepat mencapai orgasme," kata Dr Jethani.

Namun hati-hati. Lebih baik melakukan posisi ini ditempat tidur atau ada risiko cedera bila di lakukan di lantai.

Lebih dari semua posisi diatas, ahli menyarankan, Anda dan pasangan harus mengkomunikasikan keinginan dan mengeksplorasi posisi yang nyaman untuk berdua. Jadilah seorang kekasih yang liar. source

Rabu, 07 September 2011

Menangis, Cara Terburuk Atasi Masalah Cinta

Wanita kerap menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya mau menuruti keinginannya.

Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam, adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan dan rasa bersalah dalam dirinya.

Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.

1. Wanita yang Menangis Membuat Pria Panik
Ketika pria melihat wanita menangis, otaknya akan 'berhenti' memikirkan hal lain, kecuali air mata yang membasahi pipi dan wajah yang terlihat merana. Akibatnya, ia jadi panik dan tidak bisa fokus pada permasalahan sebenarnya. Pada akhirnya, ia memilih untuk diam bahkan bisa saja dia pergi karena tidak tahan melihat tangisan si wanita.

2. Menangis Tersedu-sedu: Buat Pria Merasa Bersalah
Di dalam pikiran pria, tangisan tersedu-sedu dari seorang wanita seolah mengatakan: "Ya, kamu bersalah sudah membuat saya seperti ini". Sikap ini bisa membuat pria terpojok sehingga otaknya menolak untuk 'mencerna' perkataan yang keluar dari mulut kekasihnya.

Dia akan mencoba bersikap defensif; mencoba menyangkal dari kesalahan yang telah diperbuatnya pada Anda. Dia juga akan bersikeras kalau masalah yang terjadi bukan sepenuhnya karena kesalahannya. Meskipun mungkin pada kenyataannya, memang dia yang bertanggung jawab.

Bagaimana seharusnya menyikapi masalah serius yang terjadi dalam hubungan asmara?

Saat bertengkar atau membahas permasalahan serius dalam hubungan, cobalah mengontrol emosi. Mungkin akan ada satu-dua tetes air mata yang mengalir, tapi usahakan tetap ambil sikap tenang dan jangan meratap. Marah dan mengungkapkan kekesalan sangat wajar dalam pertengkaran, namun jangan sampai meledak-ledak.

Jika ingin menangis tersedu-sedu, lakukanlah saat Anda sendiri di dalam kamar. Atau, Anda bisa menangis kencang di depan sahabat atau orang terdekat. Mereka akan dengan sukarela 'meminjamkan' bahunya dan membiarkan Anda meluapkan kesedihan, selama dan sebesar Anda mau.

Setelah itu, keringkanlah air mata Anda, tenangkan diri dan baru mulai berbicara dengan pasangan. Apapun masalahnya, jika menghadapi kekasih dengan tenang dan tingkah laku yang rasional, dia akan bersedia mendengarkan Anda. Meskipun apa yang akan dia dengar mungkin tidak disukainya.

Tapi setidaknya, membicarakan masalah dengan kepala dingin akan memudahkan kalian berdua untuk sama-sama mencari solusinya. Dan, hal itulah yang paling penting, dibandingkan terus-menerus meributkan masalah yang bisa berujung pada putusnya hubungan asmara. source

Menangis, Cara Terburuk Atasi Masalah Cinta

Wanita kerap menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya mau menuruti keinginannya.

Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam, adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan dan rasa bersalah dalam dirinya.

Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.

1. Wanita yang Menangis Membuat Pria Panik
Ketika pria melihat wanita menangis, otaknya akan 'berhenti' memikirkan hal lain, kecuali air mata yang membasahi pipi dan wajah yang terlihat merana. Akibatnya, ia jadi panik dan tidak bisa fokus pada permasalahan sebenarnya. Pada akhirnya, ia memilih untuk diam bahkan bisa saja dia pergi karena tidak tahan melihat tangisan si wanita.

2. Menangis Tersedu-sedu: Buat Pria Merasa Bersalah
Di dalam pikiran pria, tangisan tersedu-sedu dari seorang wanita seolah mengatakan: "Ya, kamu bersalah sudah membuat saya seperti ini". Sikap ini bisa membuat pria terpojok sehingga otaknya menolak untuk 'mencerna' perkataan yang keluar dari mulut kekasihnya.

Dia akan mencoba bersikap defensif; mencoba menyangkal dari kesalahan yang telah diperbuatnya pada Anda. Dia juga akan bersikeras kalau masalah yang terjadi bukan sepenuhnya karena kesalahannya. Meskipun mungkin pada kenyataannya, memang dia yang bertanggung jawab.

Bagaimana seharusnya menyikapi masalah serius yang terjadi dalam hubungan asmara?

Saat bertengkar atau membahas permasalahan serius dalam hubungan, cobalah mengontrol emosi. Mungkin akan ada satu-dua tetes air mata yang mengalir, tapi usahakan tetap ambil sikap tenang dan jangan meratap. Marah dan mengungkapkan kekesalan sangat wajar dalam pertengkaran, namun jangan sampai meledak-ledak.

Jika ingin menangis tersedu-sedu, lakukanlah saat Anda sendiri di dalam kamar. Atau, Anda bisa menangis kencang di depan sahabat atau orang terdekat. Mereka akan dengan sukarela 'meminjamkan' bahunya dan membiarkan Anda meluapkan kesedihan, selama dan sebesar Anda mau.

Setelah itu, keringkanlah air mata Anda, tenangkan diri dan baru mulai berbicara dengan pasangan. Apapun masalahnya, jika menghadapi kekasih dengan tenang dan tingkah laku yang rasional, dia akan bersedia mendengarkan Anda. Meskipun apa yang akan dia dengar mungkin tidak disukainya.

Tapi setidaknya, membicarakan masalah dengan kepala dingin akan memudahkan kalian berdua untuk sama-sama mencari solusinya. Dan, hal itulah yang paling penting, dibandingkan terus-menerus meributkan masalah yang bisa berujung pada putusnya hubungan asmara. source

4 Alasan Wanita Sulit Memutuskan Hubungan

Pada awal hubungan mungkin semua berjalan baik. Namun lambat laun sifat dan sikap kekasih semakin terlihat keburukannya. Meski begitu, banyak wanita yang masih terus bertahan dan mencoba memakluminya.

Apa yang membuat kebanyakan wanita tidak mau melepaskan kekasihnya yang tidak baik? Ini jawabannya seperti dirangkum dari LifeScript.

1. Tidak Bisa Mendapatkan yang Lebih
Banyak wanita yang berpikir tidak akan bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari kekasihnya saat ini. Padahal sudah jelas-jelas si dia sering berlaku kasar, suka berbohong atau melupakan janji untuk berkencan. Psikolog dan ahli percintaan, Dennis Sugrue menjelaskan, wanita yang selalu memaklumi kelakuan buruk pria bisa terjadi karena kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tua. Sehingga dia terbiasa dengan perlakuan yang kurang baik. Pat Pearson, psikolog dan ahli percintaan menyarankan, wanita harus berani 'keluar' dan mencari kebahagiaan sendiri.

2. Tidak Ingin Sendiri
Tidak jarang wanita berpikir akan berakhir dengan perasaan kesepian karena tidak memiliki kekasih dan menjadi perawan tua. Sehingga mereka tetap mempertahankan hubungan yang buruk.

"Takut menjadi sendiri merupakan faktor yang membuat orang berada dalam hubungan yang buruk. Ini berarti Anda tidak bisa mengurus diri sendiri dan sudah bergantung pada seseorang," ujar Lauren Mackler, pakar percintaan.

3. Dia Akan Berubah
Terus berharap si dia akan berubah, rasanya hanya sia-sia saja. Jangan hanya membayangkan masa depan bersamanya ketika dia sudah berubah, tapi bayangkan juga perlakuannya nanti ketika dia tidak berubah. Ketika Anda sudah mengetahui dan mendapatkan gambaran apa yang akan terjadi nanti, maka pikiran Anda semakin terbuka dan bisa memikirkan hubungan yang layak atau tidak untuk dipertahankan.

4. "Dia Membutuhkan Aku"
Banyak wanita yang merasa jika kekasihnya sangat membutuhkannya. Sikap wanita yang 'keibuan' membuat mereka memperlakukan kekasihnya berlebihan. "Wanita cenderung berlebihan memperlakukan pria yang tidak memberikan timbal balik," ujar Pearson.

Pearson juga mengatakan, wanita juga memiliki kekhawatiran yang besar jika memutuskan kekasihnya. Mereka takut jika si dia akan beralih ke minuman keras, tidak bersemangat menjalani hidup bahkan bunuh diri. Padahal jalan hidup seseorang, mereka sendirilah yang menentukan. Jadi Anda juga perlu mementingkan kebahagiaan Anda sendiri. source

4 Alasan Wanita Sulit Memutuskan Hubungan

Pada awal hubungan mungkin semua berjalan baik. Namun lambat laun sifat dan sikap kekasih semakin terlihat keburukannya. Meski begitu, banyak wanita yang masih terus bertahan dan mencoba memakluminya.

Apa yang membuat kebanyakan wanita tidak mau melepaskan kekasihnya yang tidak baik? Ini jawabannya seperti dirangkum dari LifeScript.

1. Tidak Bisa Mendapatkan yang Lebih
Banyak wanita yang berpikir tidak akan bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari kekasihnya saat ini. Padahal sudah jelas-jelas si dia sering berlaku kasar, suka berbohong atau melupakan janji untuk berkencan. Psikolog dan ahli percintaan, Dennis Sugrue menjelaskan, wanita yang selalu memaklumi kelakuan buruk pria bisa terjadi karena kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tua. Sehingga dia terbiasa dengan perlakuan yang kurang baik. Pat Pearson, psikolog dan ahli percintaan menyarankan, wanita harus berani 'keluar' dan mencari kebahagiaan sendiri.

2. Tidak Ingin Sendiri
Tidak jarang wanita berpikir akan berakhir dengan perasaan kesepian karena tidak memiliki kekasih dan menjadi perawan tua. Sehingga mereka tetap mempertahankan hubungan yang buruk.

"Takut menjadi sendiri merupakan faktor yang membuat orang berada dalam hubungan yang buruk. Ini berarti Anda tidak bisa mengurus diri sendiri dan sudah bergantung pada seseorang," ujar Lauren Mackler, pakar percintaan.

3. Dia Akan Berubah
Terus berharap si dia akan berubah, rasanya hanya sia-sia saja. Jangan hanya membayangkan masa depan bersamanya ketika dia sudah berubah, tapi bayangkan juga perlakuannya nanti ketika dia tidak berubah. Ketika Anda sudah mengetahui dan mendapatkan gambaran apa yang akan terjadi nanti, maka pikiran Anda semakin terbuka dan bisa memikirkan hubungan yang layak atau tidak untuk dipertahankan.

4. "Dia Membutuhkan Aku"
Banyak wanita yang merasa jika kekasihnya sangat membutuhkannya. Sikap wanita yang 'keibuan' membuat mereka memperlakukan kekasihnya berlebihan. "Wanita cenderung berlebihan memperlakukan pria yang tidak memberikan timbal balik," ujar Pearson.

Pearson juga mengatakan, wanita juga memiliki kekhawatiran yang besar jika memutuskan kekasihnya. Mereka takut jika si dia akan beralih ke minuman keras, tidak bersemangat menjalani hidup bahkan bunuh diri. Padahal jalan hidup seseorang, mereka sendirilah yang menentukan. Jadi Anda juga perlu mementingkan kebahagiaan Anda sendiri. source

4 Sikap yang Tepat Saat Hadapi Pertengkaran

Saat berdebat atau bertengkar dengan kekasih, seringkali kita tidak bisa mengontrol emosi, bertindak di luar kendali dan akhirnya hanya membuat masalah meruncing. Pada dasarnya, setiap konflik dalam hubungan asmara bisa selalu diselesaikan tanpa harus tarik urat, jika masing-masing pasangan mau bersikap dewasa.

Dikutip dari Womansday, berikut ini sikap yang sebaiknya Anda lakukan agar pertengkaran tidak berujung pada putusnya hubungan asmara.

1. Berpikir Sebelum Bicara
Sebelum mengritik atau berkomentar sesuatu yang mungkin menyakiti hati pasangan, sebaiknya pertimbangkan kata-kata yang pantas. Tanyakan pada diri sendiri, "Apakah yang saya katakan nanti akan membuatnya menjauh?"

Menurut psikolog klinis Jennifer Hirsch, PsyD, cara terbaik untuk menangani situasi yang sulit adalah diam sejenak, pikirkan kata-kata yang akan keluar dari mulut Anda. Singkirkan kalimat yang kira-kira diinterpretasikan kasar dan pilihlah kata yang lebih halus.

2. Jangan Bertele-tele
Seringkali saat terbawa emosi, kita cenderung membahas hal-hal yang keluar dari pokok pembicaraan. Masalah-masalah yang tidak seharusnya dibicarakan saat itu, jadi terangkat kembali dan membuat perdebatan semakin meruncing. Saat bertengkar, cobalah tarik napas dalam-dalam dan fokus hanya pada satu persoalan penting saja.

3. Akui Kesalahan
Memang tidak semua orang bisa dengan legowo mengakui kesalahannya. Jika pertengkaran terjadi karena kesalahan Anda, jangan coba mengelak dan justru mencari-mencari kesalahan si dia hanya karena gengsi. Sikap ini hanya akan menambah parah masalah. Berdebat sedikit boleh saja. Tapi pada akhirnya, akuilah kalau apa yang telah Anda perbuat memang tidak benar. Melontarkan kata "maaf" atau "kamu benar" adalah cara yang paling bijak untuk mengakhiri perdebatan. Misalnya, "Ya, maaf, kamu benar. Aku tidak seharusnya bohong pada kamu soal kemana aku pergi semalam".

"Berani bertanggung jawab tehadap apa yang sudah Anda perbuat akan membuat pria lebih menghargai Anda, terutama jika hubungan sudah terjalin cukup lama. Hindari bertengkar sambil menunjuk-nunjukkan jari ke wajah lawan bicara," ujar Jess McCann, konselor percintaan dan penulis 'You Lost Him at Hello'.

4. Jaga Intonasi Saat Bicara
Perhatikan intonasi suara Anda saat berbicara dengan pasangan. Ketika pertengkaran memanas, kita pasti akan berusaha mempertahankan argumen. Biasanya hal itu dilakukan dengan menaikkan nada bicara agar Anda didengarkan. Selain membuang-buang energi dan membuat suara Anda serak, tidak ada pihak yang akan diuntungkan dengan saling membentak dan berteriak.

Perlu diingat, saat berbicara dengan nada keras dan tinggi, yang lawan bicara Anda dengar hanyalah kemarahan --bukan maksud yang sedang Anda bicarakan. Ketika terlibat dalam perdebatan atau pertengkaran, coba kontrol intonasi Anda. Mungkin akan sedikit sulit, karena pada dasarnya itu adalah reaksi spontan. Tapi Anda bisa memelankan dan merendahkan suara dengan berpaling sejenak dari hadapannya, tarik napas dalam-dalam dan keluarkan perlahan. Dengan begitu hati akan sedikit tenang dan Anda bisa kembali berada dalam titik rasional. source

4 Sikap yang Tepat Saat Hadapi Pertengkaran

Saat berdebat atau bertengkar dengan kekasih, seringkali kita tidak bisa mengontrol emosi, bertindak di luar kendali dan akhirnya hanya membuat masalah meruncing. Pada dasarnya, setiap konflik dalam hubungan asmara bisa selalu diselesaikan tanpa harus tarik urat, jika masing-masing pasangan mau bersikap dewasa.

Dikutip dari Womansday, berikut ini sikap yang sebaiknya Anda lakukan agar pertengkaran tidak berujung pada putusnya hubungan asmara.

1. Berpikir Sebelum Bicara
Sebelum mengritik atau berkomentar sesuatu yang mungkin menyakiti hati pasangan, sebaiknya pertimbangkan kata-kata yang pantas. Tanyakan pada diri sendiri, "Apakah yang saya katakan nanti akan membuatnya menjauh?"

Menurut psikolog klinis Jennifer Hirsch, PsyD, cara terbaik untuk menangani situasi yang sulit adalah diam sejenak, pikirkan kata-kata yang akan keluar dari mulut Anda. Singkirkan kalimat yang kira-kira diinterpretasikan kasar dan pilihlah kata yang lebih halus.

2. Jangan Bertele-tele
Seringkali saat terbawa emosi, kita cenderung membahas hal-hal yang keluar dari pokok pembicaraan. Masalah-masalah yang tidak seharusnya dibicarakan saat itu, jadi terangkat kembali dan membuat perdebatan semakin meruncing. Saat bertengkar, cobalah tarik napas dalam-dalam dan fokus hanya pada satu persoalan penting saja.

3. Akui Kesalahan
Memang tidak semua orang bisa dengan legowo mengakui kesalahannya. Jika pertengkaran terjadi karena kesalahan Anda, jangan coba mengelak dan justru mencari-mencari kesalahan si dia hanya karena gengsi. Sikap ini hanya akan menambah parah masalah. Berdebat sedikit boleh saja. Tapi pada akhirnya, akuilah kalau apa yang telah Anda perbuat memang tidak benar. Melontarkan kata "maaf" atau "kamu benar" adalah cara yang paling bijak untuk mengakhiri perdebatan. Misalnya, "Ya, maaf, kamu benar. Aku tidak seharusnya bohong pada kamu soal kemana aku pergi semalam".

"Berani bertanggung jawab tehadap apa yang sudah Anda perbuat akan membuat pria lebih menghargai Anda, terutama jika hubungan sudah terjalin cukup lama. Hindari bertengkar sambil menunjuk-nunjukkan jari ke wajah lawan bicara," ujar Jess McCann, konselor percintaan dan penulis 'You Lost Him at Hello'.

4. Jaga Intonasi Saat Bicara
Perhatikan intonasi suara Anda saat berbicara dengan pasangan. Ketika pertengkaran memanas, kita pasti akan berusaha mempertahankan argumen. Biasanya hal itu dilakukan dengan menaikkan nada bicara agar Anda didengarkan. Selain membuang-buang energi dan membuat suara Anda serak, tidak ada pihak yang akan diuntungkan dengan saling membentak dan berteriak.

Perlu diingat, saat berbicara dengan nada keras dan tinggi, yang lawan bicara Anda dengar hanyalah kemarahan --bukan maksud yang sedang Anda bicarakan. Ketika terlibat dalam perdebatan atau pertengkaran, coba kontrol intonasi Anda. Mungkin akan sedikit sulit, karena pada dasarnya itu adalah reaksi spontan. Tapi Anda bisa memelankan dan merendahkan suara dengan berpaling sejenak dari hadapannya, tarik napas dalam-dalam dan keluarkan perlahan. Dengan begitu hati akan sedikit tenang dan Anda bisa kembali berada dalam titik rasional. source

7 Tanda Harus Putus dengan Kekasih

Dalam setiap hubungan pasti mengalami hari yang buruk ketika Anda dan si dia mengalami pertengkaran hebat. Pertengkaran dan romantisme memang menjadi satu paket dalam menjalin hubungan asmara.

Meski begitu, romantisme tidak selamanya hadir dan semakin lama bisa semakin memudar, dikarenakan semakin banyaknya perbedaan. Perbedaan tersebut bisa menjadi masalah serius yang berdampak pada perpisahan. Situs AskMen mengungkapkan tanda-tanda ketika hubungan sudah tidak lagi menyenangkan dan perpisahan merupakan jalan terbaik.

1. Kurang Komunikasi
Ketika pertama kali bersama, Anda dan dia selalu berhubungan satu sama lain. Entah lewat telepon, SMS atau melalui pesan teks dan sistem messenger online lainnya. Namun sekarang, Anda atau pun dia sudah tidak peduli satu sama lain, malas memberikan kabar dan sengaja mengabaikan telepon darinya.

2. Tidak ada Pembicaraan Tentang Masa Depan
Salah satu hal yang menarik dalam hubungan asmara adalah merencanakan masa depan bersama. Sama-sama bersemangat bercerita tentang liburan impian, rumah masa depan atau membahas nama anak-anak Anda dan dia kelak. Bagi wanita atau pria yang sudah serius menjalin hubungan, pembicaraan tentang masa depan bisa menjadi momen paling romantis. Namun, jika salah satu dari Anda takut atau malas membicarakan hubungan masa depan maka ada ketidakcocokan yang besar. Ini bisa diartikan dia atau pun Anda tidak ingin menjadikan hubungan asmara ini ke arah yang lebih serius.

3. Kurang Usaha
Ingat bagaimana usaha Anda atau pun dia saat pertama kali bersama? Dia tidak lupa membawakan vitamin untuk Anda atau Anda membatalkan meeting hanya untuk melihat dia bertanding bola. Apapun itu, dulu lebih bersemangat dan mau saling berkorban satu sama lain. Sekarang, dia atau Anda tidak ingin repot-repot mengatur waktu, bahkan salah satu dari Anda mencoba menghindar.

4. Sering Bertengkar
Semakin seringnya bertengkar bisa menjadi tolak ukur bahwa Anda dan pasangan sudah tidak memiliki kecocokan. Bahkan Anda berdua terlibat dalam pertengkaran yang hebat dengan saling menjatuhkan harga diri. Mudahnya tersulut emosi juga menjadi tanda bahwa sebenarnya sudah memiliki kebencian yang mendalam. Jika sudah begini, sebaiknya Anda dan pasangan memikirkan kelanjutan hubungan yang terbaik.

5. Bertengkar di Depan Umum
Bertengkar di depan umum, apalagi sambil berteriak-teriak merupakan tanda bahwa hubungan sudah di luar kendali. Anda atau pun dia sudah tidak peduli dengan orang-orang sekitar. Hubungan seperti ini sangat tidak sehat jika masih dipertahankan.

6. Ingin Memiliki Kebebasan yang Lebih
Dulu Anda atau pun dia tidak ingin melewatkan waktu untuk bersama-sama dengan menyempatkan bertemu saat makan siang dan dia selalu menjemput Anda saat pulang kerja. Namun kini kebiasaan tersebut tidak Anda rasakan dan lakukan lagi. Ketika Anda ingin kembali ke masa-masa single, di mana Anda bisa pergi hingga larut dengan teman-teman wanita atau ingin kembali merasakan kencan dengan berbagai pria, maka Anda sudah sampai pada tahap ingin sendiri.

7. Menganggap Si Dia Tidak Menarik Lagi
Dulu Anda berpikir bahwa bentuk hidungnya yang kecil tampak menggemaskan, tapi kini Anda merasa ada yang aneh di wajahnya dan Anda menganggap fisiknya saat ini menjadi tidak menarik lagi. Jika sudah seperti itu, maka hubungan cepat atau lambat akan berakhir, karena Anda tidak lagi menganggapnya rupawan. source

7 Tanda Harus Putus dengan Kekasih

Dalam setiap hubungan pasti mengalami hari yang buruk ketika Anda dan si dia mengalami pertengkaran hebat. Pertengkaran dan romantisme memang menjadi satu paket dalam menjalin hubungan asmara.

Meski begitu, romantisme tidak selamanya hadir dan semakin lama bisa semakin memudar, dikarenakan semakin banyaknya perbedaan. Perbedaan tersebut bisa menjadi masalah serius yang berdampak pada perpisahan. Situs AskMen mengungkapkan tanda-tanda ketika hubungan sudah tidak lagi menyenangkan dan perpisahan merupakan jalan terbaik.

1. Kurang Komunikasi
Ketika pertama kali bersama, Anda dan dia selalu berhubungan satu sama lain. Entah lewat telepon, SMS atau melalui pesan teks dan sistem messenger online lainnya. Namun sekarang, Anda atau pun dia sudah tidak peduli satu sama lain, malas memberikan kabar dan sengaja mengabaikan telepon darinya.

2. Tidak ada Pembicaraan Tentang Masa Depan
Salah satu hal yang menarik dalam hubungan asmara adalah merencanakan masa depan bersama. Sama-sama bersemangat bercerita tentang liburan impian, rumah masa depan atau membahas nama anak-anak Anda dan dia kelak. Bagi wanita atau pria yang sudah serius menjalin hubungan, pembicaraan tentang masa depan bisa menjadi momen paling romantis. Namun, jika salah satu dari Anda takut atau malas membicarakan hubungan masa depan maka ada ketidakcocokan yang besar. Ini bisa diartikan dia atau pun Anda tidak ingin menjadikan hubungan asmara ini ke arah yang lebih serius.

3. Kurang Usaha
Ingat bagaimana usaha Anda atau pun dia saat pertama kali bersama? Dia tidak lupa membawakan vitamin untuk Anda atau Anda membatalkan meeting hanya untuk melihat dia bertanding bola. Apapun itu, dulu lebih bersemangat dan mau saling berkorban satu sama lain. Sekarang, dia atau Anda tidak ingin repot-repot mengatur waktu, bahkan salah satu dari Anda mencoba menghindar.

4. Sering Bertengkar
Semakin seringnya bertengkar bisa menjadi tolak ukur bahwa Anda dan pasangan sudah tidak memiliki kecocokan. Bahkan Anda berdua terlibat dalam pertengkaran yang hebat dengan saling menjatuhkan harga diri. Mudahnya tersulut emosi juga menjadi tanda bahwa sebenarnya sudah memiliki kebencian yang mendalam. Jika sudah begini, sebaiknya Anda dan pasangan memikirkan kelanjutan hubungan yang terbaik.

5. Bertengkar di Depan Umum
Bertengkar di depan umum, apalagi sambil berteriak-teriak merupakan tanda bahwa hubungan sudah di luar kendali. Anda atau pun dia sudah tidak peduli dengan orang-orang sekitar. Hubungan seperti ini sangat tidak sehat jika masih dipertahankan.

6. Ingin Memiliki Kebebasan yang Lebih
Dulu Anda atau pun dia tidak ingin melewatkan waktu untuk bersama-sama dengan menyempatkan bertemu saat makan siang dan dia selalu menjemput Anda saat pulang kerja. Namun kini kebiasaan tersebut tidak Anda rasakan dan lakukan lagi. Ketika Anda ingin kembali ke masa-masa single, di mana Anda bisa pergi hingga larut dengan teman-teman wanita atau ingin kembali merasakan kencan dengan berbagai pria, maka Anda sudah sampai pada tahap ingin sendiri.

7. Menganggap Si Dia Tidak Menarik Lagi
Dulu Anda berpikir bahwa bentuk hidungnya yang kecil tampak menggemaskan, tapi kini Anda merasa ada yang aneh di wajahnya dan Anda menganggap fisiknya saat ini menjadi tidak menarik lagi. Jika sudah seperti itu, maka hubungan cepat atau lambat akan berakhir, karena Anda tidak lagi menganggapnya rupawan. source

Wanita Rentan Terlibat Cinta Segitiga Daripada Pria

Setiap orang bisa saja mengalami cinta segitiga. Tapi jika mau dibandingkan, wanita punya potensi lebih besar terjerat dalam cinta segitiga dibandingkan pria.

Sebuah penelitian terbaru yang dilansir Female First menunjukkan, sebanyak 25% wanita pernah terlibat dalam cinta tiga hati ini. Jumlahnya lebih besar daripada pria yang hanya sekitar 15%.

Penelitian yang diadakan di Inggris tersebut mengungkap, hampir setengah orang Inggris berpendapat seseorang bisa jatuh cinta pada dua orang yang berbeda dalam satu waktu. Kemunculan situs jejaring sosial pun turut memengaruhi tingkat persentase ini. Sebanyak 18% kasus cinta segitiga, ditemukan terjadi di dunia maya, khususnya lewat Facebook dan Twitter.

Penelitian yang dilakukan dengan metode survei ini, melibatkan 2.000 responden pria dan wanita. Dari hasil polling juga ditemukan, orang yang memiliki gaji tinggi lebih rentan terjebak dalam cinta segitiga, dengan jumlah persentase 42%. Sementara orang yang gajinya rendah cenderung lebih setia.

"Penelitian ini menunjukkan, meskipun pria digambarkan sebagai makhluk yang suka selingkuh, mudah tergoda nafsu, terpedaya dan kerap memanfaatkan kesempatan, tapi wanitalah yang mempunyai pandangan lebih kompleks terhadap suatu hubungan. Kebanyakan dari mereka suka bingung memutuskan mana yang harus dipilih di antara dua pria," jelas Jo Hemmings, seorang psikolog percintaan.

Hemmings juga menambahkan, hati wanita sering terbagi antara memilih pria bersifat baik dengan pria bandel --karena masing-masing punya daya tarik tersendiri. Sikap wanita yang seperti ini, diakui Hemmings banyak digambarkan dalam film dan serial romantis seperti 'Sex and the City', 'Vampire Diaries' dan 'Twilight'.

"Dalam tayangan tersebut, tokoh wanita kerap tidak tahu pilihan mana yang akan mereka ambil," tutur Hemmings lagi.

Dari survei tersebut, bisa disimpulkan fakta-fakta yang didapat sebagai berikut:

- Sebanyak 25% wanita pernah jatuh cinta pada dua pria sekaligus, sementara pria hanya 15%.

- Dari populasi orang yang pernah mengalami cinta segitiga, 35% diantaranya melibatkan dua wanita dan satu pria. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan cinta segitiga yang terjadi antara satu wanita dan dua pria (53%).

- Semakin tinggi gaji seseorang, akan semakin besar kemungkinan dia menjalani cinta segitiga. Mereka yang berpenghasilan lebih dari 80.000 Poundsterling atau sekitar Rp 112 juta per tahun, mengaku pernah mencintai seseorang selain kekasihnya. source

 

Wanita Rentan Terlibat Cinta Segitiga Daripada Pria

Setiap orang bisa saja mengalami cinta segitiga. Tapi jika mau dibandingkan, wanita punya potensi lebih besar terjerat dalam cinta segitiga dibandingkan pria.

Sebuah penelitian terbaru yang dilansir Female First menunjukkan, sebanyak 25% wanita pernah terlibat dalam cinta tiga hati ini. Jumlahnya lebih besar daripada pria yang hanya sekitar 15%.

Penelitian yang diadakan di Inggris tersebut mengungkap, hampir setengah orang Inggris berpendapat seseorang bisa jatuh cinta pada dua orang yang berbeda dalam satu waktu. Kemunculan situs jejaring sosial pun turut memengaruhi tingkat persentase ini. Sebanyak 18% kasus cinta segitiga, ditemukan terjadi di dunia maya, khususnya lewat Facebook dan Twitter.

Penelitian yang dilakukan dengan metode survei ini, melibatkan 2.000 responden pria dan wanita. Dari hasil polling juga ditemukan, orang yang memiliki gaji tinggi lebih rentan terjebak dalam cinta segitiga, dengan jumlah persentase 42%. Sementara orang yang gajinya rendah cenderung lebih setia.

"Penelitian ini menunjukkan, meskipun pria digambarkan sebagai makhluk yang suka selingkuh, mudah tergoda nafsu, terpedaya dan kerap memanfaatkan kesempatan, tapi wanitalah yang mempunyai pandangan lebih kompleks terhadap suatu hubungan. Kebanyakan dari mereka suka bingung memutuskan mana yang harus dipilih di antara dua pria," jelas Jo Hemmings, seorang psikolog percintaan.

Hemmings juga menambahkan, hati wanita sering terbagi antara memilih pria bersifat baik dengan pria bandel --karena masing-masing punya daya tarik tersendiri. Sikap wanita yang seperti ini, diakui Hemmings banyak digambarkan dalam film dan serial romantis seperti 'Sex and the City', 'Vampire Diaries' dan 'Twilight'.

"Dalam tayangan tersebut, tokoh wanita kerap tidak tahu pilihan mana yang akan mereka ambil," tutur Hemmings lagi.

Dari survei tersebut, bisa disimpulkan fakta-fakta yang didapat sebagai berikut:

- Sebanyak 25% wanita pernah jatuh cinta pada dua pria sekaligus, sementara pria hanya 15%.

- Dari populasi orang yang pernah mengalami cinta segitiga, 35% diantaranya melibatkan dua wanita dan satu pria. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan cinta segitiga yang terjadi antara satu wanita dan dua pria (53%).

- Semakin tinggi gaji seseorang, akan semakin besar kemungkinan dia menjalani cinta segitiga. Mereka yang berpenghasilan lebih dari 80.000 Poundsterling atau sekitar Rp 112 juta per tahun, mengaku pernah mencintai seseorang selain kekasihnya. source

 

Cara Meringankan Sakit Hati Pasca Putus Cinta

Putus cinta, apapun sebabnya memang tak mudah dilewati. Ada yang bisa melaluinya hanya dalam beberapa hari, tapi ada juga yang butuh bertahun-tahun untuk bisa melupakannya.

Tak ada obat yang pasti untuk menyembuhkan luka hati akibat berpisah dengan kekasih. Semua orang pastinya memiliki cara adaptasi yang berbeda-beda. Menurut yourromanceguide, berikut tujuh hal yang bisa membantu meringankan kesedihan Anda pasca berpisah dengan si dia.

1. Hindari dia sepenuhnya
Jika Anda tergolong orang yang susah untuk melupakan, sebaiknya tutup semua akses yang berhubungan dengan dia. Lupakan niat untuk menelepon, mengirim pesan singkat, atau memantau akun facebook dan twitternya. Memikirkan atau berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengannya bisa mengingatkan Anda kembali pada kenangan lama. Memang hal ini tak mudah, pastinya tangan Anda sudah gatal untuk menelepon atau memata-matai kegiatannya lewat situs jejaring sosial. Ingatlah kalau prioritas Anda saat ini adalah Anda sendiri. Membiasakan diri hidup tanpa dirinya bisa membantu Anda lebih cepat melupakannya.

2. Nikmati Sakitnya
Memang aneh kedengarannya, tapi jangan memungkiri kalau Anda memang sedang sedih dan sakit hati. Ingatlah kalau ini adalah proses alami yang memang harus dilewati. Rasa sakit tersebut juga merupakan tanda-tanda Anda sedang berada dalam proses penyembuhan. Jangan terlalu gegabah melakukan hal-hal yang mungkin Anda sesali. Pada akhirnya Anda akan mendapat pengalaman dan efek positif jika bisa melalui perasaan ini dengan tegar dan kuat. Seringkali perasaan terpuruk juga bisa menjadi inspirasi positif dan membuat Anda bisa lebih mengenal diri Anda sendiri.

3. Alihkan Perhatian
Ini mungkin saran yang paling sering Anda dengar. Menyibukkan diri dan mengalihkan perhatian Anda ke hal-hal yang lain memang salah satu cara paling efektif untuk melupakan pahitnya perpisahan. Jika Anda tak banyak kegiatan, maka Anda akan banyak menghabiskan waktunya untuk memikirkan si dia atau berusaha mencari tahu tentang kegiatannya.

Jika Anda sudah bekerja, fokuslah sepenuhnya pada pekerjaan Anda. Kesuksesan dan kepuasan di tempat kerja bisa membuat Anda lebih bahagia dan mengalihkan perhatian. Lakukanlah hal-hal yang Anda sukai dan habiskan waktu dengan orang yang bisa memberi semangat positif untuk Anda. Belajar melakukan meditasi juga bisa menjadi salah satu solusi untuk belajar mengalihkan energi negatif menjadi energi positif. Pengalihan fokus ini bisa membuat pikiran Anda dipenuhi oleh hal-hal yang menyegarkan dan pelan-pelan menyembuhkan luka di hati Anda.

4. Jangan umbar cerita
Membicarakan kandasnya kisah cinta Anda hampir ke semua orang bukanlah hal yang baik. Lama-lama mereka akan bosan dan pelan-pelan menghindari Anda. Lebih baik pilih salah satu sahabat atau orang yang Anda percaya untuk mencurahkan isi hati Anda. Teman terdekat biasanya lebih pengertian terhadap keluh kesah Anda dan bisa memberi masukan yang lebih jujur.

Mengumbar cerita ke hampir semua orang yang Anda temui hanya membuat Anda terus menerus mengingat dia. Menuliskan perasaan dan pikiran Anda dalam jurnal atau blog juga bisa menjadi penyaluran rasa sakit yang baik. Dengan menulis, pelan-pelan Anda secara tidak sadar belajar untuk melupakan dan melalui masa yang pahit ini. Tapi tak perlu menjelek-jelekan sang mantan jika Anda berencana menulis pengalaman anda di blog yang bisa dibaca oleh orang banyak. Sikap tersebut malah membuat mantan semakin benci pada Anda dan membuat Anda terlihat seperti orang yang putus asa.

5. Dekatkan diri dengan keluarga
Keluarga adalah pihak yang selalu mendukung baik susah maupun senang. Dekatkanlah diri dengan keluarga, pergi bersama-sama pada akhir pekan atau sekadar mengobrol sambil makan malam bersama bisa membawa pengaruh positif pada perasaan Anda.

6. Buang segala kenangan
Salah satu cara paling klasik dalam melupakan mantan adalah membuang segala kenangan yang berhubungan dengan dirinya. Tak perlu bersikap dramatis dengan membakar foto-foto dan kenangan dengannya. Cukup buang saja atau simpan benda-benda kenangan yang bisa membangkitkan rasa sakit hati. Jika Anda memiliki cincin pertunangan, ada baiknya kembalikan cincin tersebut ke mantan Anda. Jika ia pernah memberi hadiah yang mewah tak ada salahnya kembalikan hadiah tersebut sebagai tanda Anda menghormati diri Anda sendiri.

7. Santai saja
Umumnya usai putus wanita ingin langsung mencari pasangan baru baik untuk pelampiasan maupun pengganti kekasih. Tak perlu buru-buru. Biarkan diri Anda pelan-pelan sembuh dari rasa sakit hati sebelum membuka lembaran baru. Pastikan Anda bisa berpikir jernih dan tenang sebelum memulai hubungan baru. Hal ini bisa membantu Anda menghindari rasa sakit hati yang mungkin timbul jika tak selektif dalam memilih kekasih baru.

Intinya, putus cinta bukanlah akhir dunia. Hampir semua orang pernah mengalami dan berhasil melaluinya. Poin yang paling penting adalah jaga harga diri Anda sebagai pribadi dan hormati diri Anda. Jangan melakukan hal-hal yang akan Anda sesali atau jangan biarkan orang memanfaatkan Anda pada masa rapuh. source

Cara Meringankan Sakit Hati Pasca Putus Cinta

Putus cinta, apapun sebabnya memang tak mudah dilewati. Ada yang bisa melaluinya hanya dalam beberapa hari, tapi ada juga yang butuh bertahun-tahun untuk bisa melupakannya.

Tak ada obat yang pasti untuk menyembuhkan luka hati akibat berpisah dengan kekasih. Semua orang pastinya memiliki cara adaptasi yang berbeda-beda. Menurut yourromanceguide, berikut tujuh hal yang bisa membantu meringankan kesedihan Anda pasca berpisah dengan si dia.

1. Hindari dia sepenuhnya
Jika Anda tergolong orang yang susah untuk melupakan, sebaiknya tutup semua akses yang berhubungan dengan dia. Lupakan niat untuk menelepon, mengirim pesan singkat, atau memantau akun facebook dan twitternya. Memikirkan atau berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengannya bisa mengingatkan Anda kembali pada kenangan lama. Memang hal ini tak mudah, pastinya tangan Anda sudah gatal untuk menelepon atau memata-matai kegiatannya lewat situs jejaring sosial. Ingatlah kalau prioritas Anda saat ini adalah Anda sendiri. Membiasakan diri hidup tanpa dirinya bisa membantu Anda lebih cepat melupakannya.

2. Nikmati Sakitnya
Memang aneh kedengarannya, tapi jangan memungkiri kalau Anda memang sedang sedih dan sakit hati. Ingatlah kalau ini adalah proses alami yang memang harus dilewati. Rasa sakit tersebut juga merupakan tanda-tanda Anda sedang berada dalam proses penyembuhan. Jangan terlalu gegabah melakukan hal-hal yang mungkin Anda sesali. Pada akhirnya Anda akan mendapat pengalaman dan efek positif jika bisa melalui perasaan ini dengan tegar dan kuat. Seringkali perasaan terpuruk juga bisa menjadi inspirasi positif dan membuat Anda bisa lebih mengenal diri Anda sendiri.

3. Alihkan Perhatian
Ini mungkin saran yang paling sering Anda dengar. Menyibukkan diri dan mengalihkan perhatian Anda ke hal-hal yang lain memang salah satu cara paling efektif untuk melupakan pahitnya perpisahan. Jika Anda tak banyak kegiatan, maka Anda akan banyak menghabiskan waktunya untuk memikirkan si dia atau berusaha mencari tahu tentang kegiatannya.

Jika Anda sudah bekerja, fokuslah sepenuhnya pada pekerjaan Anda. Kesuksesan dan kepuasan di tempat kerja bisa membuat Anda lebih bahagia dan mengalihkan perhatian. Lakukanlah hal-hal yang Anda sukai dan habiskan waktu dengan orang yang bisa memberi semangat positif untuk Anda. Belajar melakukan meditasi juga bisa menjadi salah satu solusi untuk belajar mengalihkan energi negatif menjadi energi positif. Pengalihan fokus ini bisa membuat pikiran Anda dipenuhi oleh hal-hal yang menyegarkan dan pelan-pelan menyembuhkan luka di hati Anda.

4. Jangan umbar cerita
Membicarakan kandasnya kisah cinta Anda hampir ke semua orang bukanlah hal yang baik. Lama-lama mereka akan bosan dan pelan-pelan menghindari Anda. Lebih baik pilih salah satu sahabat atau orang yang Anda percaya untuk mencurahkan isi hati Anda. Teman terdekat biasanya lebih pengertian terhadap keluh kesah Anda dan bisa memberi masukan yang lebih jujur.

Mengumbar cerita ke hampir semua orang yang Anda temui hanya membuat Anda terus menerus mengingat dia. Menuliskan perasaan dan pikiran Anda dalam jurnal atau blog juga bisa menjadi penyaluran rasa sakit yang baik. Dengan menulis, pelan-pelan Anda secara tidak sadar belajar untuk melupakan dan melalui masa yang pahit ini. Tapi tak perlu menjelek-jelekan sang mantan jika Anda berencana menulis pengalaman anda di blog yang bisa dibaca oleh orang banyak. Sikap tersebut malah membuat mantan semakin benci pada Anda dan membuat Anda terlihat seperti orang yang putus asa.

5. Dekatkan diri dengan keluarga
Keluarga adalah pihak yang selalu mendukung baik susah maupun senang. Dekatkanlah diri dengan keluarga, pergi bersama-sama pada akhir pekan atau sekadar mengobrol sambil makan malam bersama bisa membawa pengaruh positif pada perasaan Anda.

6. Buang segala kenangan
Salah satu cara paling klasik dalam melupakan mantan adalah membuang segala kenangan yang berhubungan dengan dirinya. Tak perlu bersikap dramatis dengan membakar foto-foto dan kenangan dengannya. Cukup buang saja atau simpan benda-benda kenangan yang bisa membangkitkan rasa sakit hati. Jika Anda memiliki cincin pertunangan, ada baiknya kembalikan cincin tersebut ke mantan Anda. Jika ia pernah memberi hadiah yang mewah tak ada salahnya kembalikan hadiah tersebut sebagai tanda Anda menghormati diri Anda sendiri.

7. Santai saja
Umumnya usai putus wanita ingin langsung mencari pasangan baru baik untuk pelampiasan maupun pengganti kekasih. Tak perlu buru-buru. Biarkan diri Anda pelan-pelan sembuh dari rasa sakit hati sebelum membuka lembaran baru. Pastikan Anda bisa berpikir jernih dan tenang sebelum memulai hubungan baru. Hal ini bisa membantu Anda menghindari rasa sakit hati yang mungkin timbul jika tak selektif dalam memilih kekasih baru.

Intinya, putus cinta bukanlah akhir dunia. Hampir semua orang pernah mengalami dan berhasil melaluinya. Poin yang paling penting adalah jaga harga diri Anda sebagai pribadi dan hormati diri Anda. Jangan melakukan hal-hal yang akan Anda sesali atau jangan biarkan orang memanfaatkan Anda pada masa rapuh. source

Ini Tanda Kekasih Ingin Hubungan Berakhir

Sikap pasangan tak lagi seromantis dulu, atau bahkan dia berusaha menghindari Anda? Mungkin si dia sedang mempertimbangkan rencana untuk memutuskan tali asmara.

Jika kekasih menunjukkan tanda-tanda yang dilansir What Do Men Really Think ini, ada kemungkinan besar dia ingin putus dari Anda.

1. Jarang Mengajak Pergi Berdua
Kapan terakhir kali Anda dan kekasih pergi menghabiskan waktu berdua? Jika hingga satu atau dua bulan ini tak ada ajakan dari si dia untuk bertemu, bisa jadi sang kekasih memang ingin mengurangi kebersamaan dengan Anda. Ini merupakan salah satu tanda yang kuat, dia ingin mengakhiri hubungan. Bagi pria yang tidak ingin mengucap kata 'putus', biasanya dia akan membuat kekasihnya bosan sehingga wanitalah yang berinisiatif memutuskan hubungan.

2. Tidak Menghubungi Sesering Biasanya
Jika belakangan ini ia tidak pernah menghubungi, dan selalu Anda yang punya inisiatif untuk meneleponnya lebih dulu, maka perilaku ini patut dicurigai. Mengurangi frekuensi menelepon atau mengirim pesan teks secara mendadak, juga bisa menjadi tanda ia ingin putus hubungan. Meskipun karena alasan sibuk dengan pekerjaan, pria yang benar-benar mencintai kekasihnya pasti akan menyempatkan waktu sesempit mungkin untuk menghubunginya.

3. Lupa Memberi Ucapan di Momen Spesial
Pria memang kadang tidak bisa mengingat hal-hal kecil, termasuk tanggal-tanggal khusus. Tapi jika dia melupakan tanggal jadian, pertama kali kencan bahkan lupa hari ulang tahun pasangannya, mungkin memang ia ingin menghapus kenangan Anda dari pikirannya.

4. Tidak Segera Membalas Pesan Teks, E-mail atau Telepon
Perlu waktu dua-empat jam, bahkan seharian untuknya membalas pesan dari Anda? Ada kemungkinan dia memang tidak berniat membalasnya. Jika dia beralasan baru melihat pesan atau missed-call dari Anda, bisa jadi benar, tapi bisa juga tidak. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan menanyakan langsung padanya.

5. Lebih Banyak Menghabiskan Waktu dengan Teman
Dia selalu punya alasan untuk menghindari bertemu Anda. Salah satunya dengan berkumpul bersama teman-teman. Bila Anda sering mendapati dia lebih banyak bertemu dengan teman atau sahabatnya, besar kemungkinan dia sudah kurang nyaman berada di dekat Anda.

6. Tingkat Kedekatan Fisik dan Emosional Berkurang
Pria biasanya akan berusaha sedekat mungkin dengan wanita yang ia cintai. Jika hal ini sudah jarang ditemui pada kekasih Anda, atau ia berusaha menghindari kontak fisik saat bersama, mungkin sudah saatnya menanyakan perasaan dia yang sebenarnya terhadap Anda.

7. Tidak Peduli Jika Anda Belum Menghubunginya Dalam Waktu Lama
Coba mengetesnya, dengan tidak menghubungi kekasih Anda selama beberapa hari; baik lewat telepon, online chat, jejaring sosial maupun e-mail. Lihat reaksinya, jika si dia tidak menanyakan apapun, berarti dia tidak merasa terganggu dengan perubahan sikap Anda ini.

8. Selalu Cari Alasan untuk Bertengkar
Dalam situasi apapun, ada saja yang dia lakukan untuk memancing pertengkaran tapi tidak berusaha mencari solusinya. Jika ini terjadi setiap kali Anda bertemu, merupakan pertanda jelas kalau dia ingin hubungan kalian berakhir.

Perlu diingat, delapan tanda di atas merupakan sebuah kecenderungan, bukan hal yang pasti. Meski begitu, bukan berarti Anda bisa mengabaikan tanda-tanda tersebut. Bagaimanapun juga, sebuah hubungan asmara yang sehat harus diikuti dengan komunikasi yang baik, saling pengertian dan perhatian.

Jika Anda dan pasangan tidak lagi mengalaminya, mungkin hubungan yang terjalin selama ini sedang berada di ambang kehancuran. Cara terbaik untuk mendapatkan kepastian adalah dengan menanyakannya langsung pada kekasih. Tapi jangan tunjukkan sikap benci, menghakimi atau menuduh. Pilih tempat dan waktu yang tepat, dimana kalian berdua sedang dalam keadaan santai. source

Ini Tanda Kekasih Ingin Hubungan Berakhir

Sikap pasangan tak lagi seromantis dulu, atau bahkan dia berusaha menghindari Anda? Mungkin si dia sedang mempertimbangkan rencana untuk memutuskan tali asmara.

Jika kekasih menunjukkan tanda-tanda yang dilansir What Do Men Really Think ini, ada kemungkinan besar dia ingin putus dari Anda.

1. Jarang Mengajak Pergi Berdua
Kapan terakhir kali Anda dan kekasih pergi menghabiskan waktu berdua? Jika hingga satu atau dua bulan ini tak ada ajakan dari si dia untuk bertemu, bisa jadi sang kekasih memang ingin mengurangi kebersamaan dengan Anda. Ini merupakan salah satu tanda yang kuat, dia ingin mengakhiri hubungan. Bagi pria yang tidak ingin mengucap kata 'putus', biasanya dia akan membuat kekasihnya bosan sehingga wanitalah yang berinisiatif memutuskan hubungan.

2. Tidak Menghubungi Sesering Biasanya
Jika belakangan ini ia tidak pernah menghubungi, dan selalu Anda yang punya inisiatif untuk meneleponnya lebih dulu, maka perilaku ini patut dicurigai. Mengurangi frekuensi menelepon atau mengirim pesan teks secara mendadak, juga bisa menjadi tanda ia ingin putus hubungan. Meskipun karena alasan sibuk dengan pekerjaan, pria yang benar-benar mencintai kekasihnya pasti akan menyempatkan waktu sesempit mungkin untuk menghubunginya.

3. Lupa Memberi Ucapan di Momen Spesial
Pria memang kadang tidak bisa mengingat hal-hal kecil, termasuk tanggal-tanggal khusus. Tapi jika dia melupakan tanggal jadian, pertama kali kencan bahkan lupa hari ulang tahun pasangannya, mungkin memang ia ingin menghapus kenangan Anda dari pikirannya.

4. Tidak Segera Membalas Pesan Teks, E-mail atau Telepon
Perlu waktu dua-empat jam, bahkan seharian untuknya membalas pesan dari Anda? Ada kemungkinan dia memang tidak berniat membalasnya. Jika dia beralasan baru melihat pesan atau missed-call dari Anda, bisa jadi benar, tapi bisa juga tidak. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan menanyakan langsung padanya.

5. Lebih Banyak Menghabiskan Waktu dengan Teman
Dia selalu punya alasan untuk menghindari bertemu Anda. Salah satunya dengan berkumpul bersama teman-teman. Bila Anda sering mendapati dia lebih banyak bertemu dengan teman atau sahabatnya, besar kemungkinan dia sudah kurang nyaman berada di dekat Anda.

6. Tingkat Kedekatan Fisik dan Emosional Berkurang
Pria biasanya akan berusaha sedekat mungkin dengan wanita yang ia cintai. Jika hal ini sudah jarang ditemui pada kekasih Anda, atau ia berusaha menghindari kontak fisik saat bersama, mungkin sudah saatnya menanyakan perasaan dia yang sebenarnya terhadap Anda.

7. Tidak Peduli Jika Anda Belum Menghubunginya Dalam Waktu Lama
Coba mengetesnya, dengan tidak menghubungi kekasih Anda selama beberapa hari; baik lewat telepon, online chat, jejaring sosial maupun e-mail. Lihat reaksinya, jika si dia tidak menanyakan apapun, berarti dia tidak merasa terganggu dengan perubahan sikap Anda ini.

8. Selalu Cari Alasan untuk Bertengkar
Dalam situasi apapun, ada saja yang dia lakukan untuk memancing pertengkaran tapi tidak berusaha mencari solusinya. Jika ini terjadi setiap kali Anda bertemu, merupakan pertanda jelas kalau dia ingin hubungan kalian berakhir.

Perlu diingat, delapan tanda di atas merupakan sebuah kecenderungan, bukan hal yang pasti. Meski begitu, bukan berarti Anda bisa mengabaikan tanda-tanda tersebut. Bagaimanapun juga, sebuah hubungan asmara yang sehat harus diikuti dengan komunikasi yang baik, saling pengertian dan perhatian.

Jika Anda dan pasangan tidak lagi mengalaminya, mungkin hubungan yang terjalin selama ini sedang berada di ambang kehancuran. Cara terbaik untuk mendapatkan kepastian adalah dengan menanyakannya langsung pada kekasih. Tapi jangan tunjukkan sikap benci, menghakimi atau menuduh. Pilih tempat dan waktu yang tepat, dimana kalian berdua sedang dalam keadaan santai. source

Asmara Paling Sering Kandas Karena 5 Hal Ini

Banyak faktor yang menyebabkan putusnya hubungan asmara. Baik itu pengaruh dari luar (orang ketiga, keluarga), maupun dari dalam. Dari banyaknya faktor, ada lima yang jadi penyebab paling umum berakhirnya jalinan cinta seseorang.

Apa saja? Ini dia jawabannya, seperti yang dikutip dari She Knows.

1. Tidak Ada Kecocokan
Banyak pasangan yang mengakhiri hubungan karena merasa terlalu banyak ketidakcocokan. Mungkin awalnya mereka bisa menerima perbedaan masing-masing dalam segala hal, dengan harapan hubungan akan semakin menarik dan tertantang. Tapi ketika hubungan sudah mulai menuju tingkat yang lebih serius, seringkali perbedaan itu jadi titik konflik dan batu sandungan.

Perbedaan prinsip, gaya hidup, kesukaan atau kebiasaan mungkin bisa diterima dalam kondisi tertentu. Misalnya saat masa pendekatan atau awal-awal pacaran. Tapi begitu jalinan asmara sudah berkembang pada keinginan untuk menikah dan punya anak, terlalu banyak ketidakcocokan antar pasangan justru menyebabkan frustasi dan mendorong pasangan untuk putus.

2. Selingkuh
Perselingkuhan berada di urutan kedua sebagai penyebab paling umum putusnya hubungan asmara. Saat memutuskan berkomitmen pada suatu hubungan, setiap orang pasti mengharapkan pasangannya tetap setia dan jujur. Ketika komitmen itu ternoda, sangat sulit mengembalikan kepercayaan dan lebih banyak berakhir pada hancurnya hubungan asmara.

Mungkin ada beberapa pasangan yang ingin coba memperbaiki hubungan setelah ia tahu kekasihnya berselingkuh. Tapi sebagian besar tidak bisa menyembuhkan rasa sakit hati dan memilih kata 'putus'.

3. Terpisah Jarak dan Waktu
Terlalu lama berada dalam jarak dan waktu yang berjauhan (tanpa adanya komunikasi yang intens) bisa memudarkan rasa cinta yang dimiliki masing-masing pasangan. Perbedaan jarak dan waktu (karena pekerjaan, pendidikan, dan sebagainya) yang tidak di-maintain dengan baik bisa membuat seseorang --baik dari pihak wanita maupun pria-- berubah. Akibat tidak pernah terjalin komunikasi, saat keduanya bertemu muka, akan timbul perasaan seperti berhadapan dengan orang asing.

4. Ketertarikan yang Memudar
Banyak pasangan yang keliru menginterpretasikan, mana yang cinta sejati, mana yang hanya nafsu sesaat. Banyak jalinan asmara yang putus di tengah jalan karena pudar atau hilangnya ketertarikan pada salah satu atau dua pihak yang menjalin hubungan. Asmara yang awalnya terasa begitu membara, dalam periode tertentu bisa saja menjadi kaku, canggung dan dingin karena hilangnya chemistry. Akhirnya timbul kebosanan dan keinginan untuk segera mengakhiri hubungan, daripada ada salah satu pihak yang semakin tersakiti.

5. Perbedaan Visi
Ini mungkin jadi penyebab putusnya hubungan yang paling menyakitkan dan membuat frustasi. Mengapa? Karena seringkali asmara berakhir bukan akibat keduanya sudah tidak saling menyayangi, tapi jalan hidup yang mereka pilih sangat berbeda. Misalnya saja, sang wanita ingin segera menikah dan punya anak, sementara si pria masih mau bersenang-senang atau melanjutkan pendidikan. Contoh lain, si wanita masih mau meniti karir lebih tinggi, sedangkan kekasihnya ingin berumah tangga. source

Asmara Paling Sering Kandas Karena 5 Hal Ini

Banyak faktor yang menyebabkan putusnya hubungan asmara. Baik itu pengaruh dari luar (orang ketiga, keluarga), maupun dari dalam. Dari banyaknya faktor, ada lima yang jadi penyebab paling umum berakhirnya jalinan cinta seseorang.

Apa saja? Ini dia jawabannya, seperti yang dikutip dari She Knows.

1. Tidak Ada Kecocokan
Banyak pasangan yang mengakhiri hubungan karena merasa terlalu banyak ketidakcocokan. Mungkin awalnya mereka bisa menerima perbedaan masing-masing dalam segala hal, dengan harapan hubungan akan semakin menarik dan tertantang. Tapi ketika hubungan sudah mulai menuju tingkat yang lebih serius, seringkali perbedaan itu jadi titik konflik dan batu sandungan.

Perbedaan prinsip, gaya hidup, kesukaan atau kebiasaan mungkin bisa diterima dalam kondisi tertentu. Misalnya saat masa pendekatan atau awal-awal pacaran. Tapi begitu jalinan asmara sudah berkembang pada keinginan untuk menikah dan punya anak, terlalu banyak ketidakcocokan antar pasangan justru menyebabkan frustasi dan mendorong pasangan untuk putus.

2. Selingkuh
Perselingkuhan berada di urutan kedua sebagai penyebab paling umum putusnya hubungan asmara. Saat memutuskan berkomitmen pada suatu hubungan, setiap orang pasti mengharapkan pasangannya tetap setia dan jujur. Ketika komitmen itu ternoda, sangat sulit mengembalikan kepercayaan dan lebih banyak berakhir pada hancurnya hubungan asmara.

Mungkin ada beberapa pasangan yang ingin coba memperbaiki hubungan setelah ia tahu kekasihnya berselingkuh. Tapi sebagian besar tidak bisa menyembuhkan rasa sakit hati dan memilih kata 'putus'.

3. Terpisah Jarak dan Waktu
Terlalu lama berada dalam jarak dan waktu yang berjauhan (tanpa adanya komunikasi yang intens) bisa memudarkan rasa cinta yang dimiliki masing-masing pasangan. Perbedaan jarak dan waktu (karena pekerjaan, pendidikan, dan sebagainya) yang tidak di-maintain dengan baik bisa membuat seseorang --baik dari pihak wanita maupun pria-- berubah. Akibat tidak pernah terjalin komunikasi, saat keduanya bertemu muka, akan timbul perasaan seperti berhadapan dengan orang asing.

4. Ketertarikan yang Memudar
Banyak pasangan yang keliru menginterpretasikan, mana yang cinta sejati, mana yang hanya nafsu sesaat. Banyak jalinan asmara yang putus di tengah jalan karena pudar atau hilangnya ketertarikan pada salah satu atau dua pihak yang menjalin hubungan. Asmara yang awalnya terasa begitu membara, dalam periode tertentu bisa saja menjadi kaku, canggung dan dingin karena hilangnya chemistry. Akhirnya timbul kebosanan dan keinginan untuk segera mengakhiri hubungan, daripada ada salah satu pihak yang semakin tersakiti.

5. Perbedaan Visi
Ini mungkin jadi penyebab putusnya hubungan yang paling menyakitkan dan membuat frustasi. Mengapa? Karena seringkali asmara berakhir bukan akibat keduanya sudah tidak saling menyayangi, tapi jalan hidup yang mereka pilih sangat berbeda. Misalnya saja, sang wanita ingin segera menikah dan punya anak, sementara si pria masih mau bersenang-senang atau melanjutkan pendidikan. Contoh lain, si wanita masih mau meniti karir lebih tinggi, sedangkan kekasihnya ingin berumah tangga. source

Jumat, 02 September 2011

Penyebab Seseorang Susah Mendapatkan Pacar

Bagi sebagian orang mendapatkan pacar adalah hal yang mudah. Dan bagi sebagian orang lagi merasa susah dapat pacar. Pertanyaan menariknya adalah "apa penyebab seseorang susah dapat pacar atau sulit dapat pacar. Seperti pertanyaan seorang teman, "kenapa saya susah dapat pacar?" Ini berlaku untuk cewek maupun cowok. Ada beberapa tipe cowok yang susah dapat pacar, dan beberapa tipe cewek yang susah dapat pacar. Sejauh ini, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan ada & penyebab kenapa seseorang susah dapat pacar?

1. Kurang Pergaulan alias kuper
Kuper, kurang pergaulan adalah penyebab utama kenapa seseorang sulit dapat pacar? Lingkup pergaulan dengan orang yang itu-itu saja membuatnya tidak berkembang, termasuk dalam urusan cinta. Mereka tidak punya banyak pilihan untuk bertemu dengan calon pacarnya.

2. Terlalu pemilih
Biasanya, orang-orang seperti ini menerapkan standar yang cukup tinggi mengenai kriteria cowok atau cewek yang bisa jadi pacarnya, yang diinginkannya. Bahkan tidak jarang terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan dirinya. Tipe perfectionist, akibatnya sudah bisa ditebak. Susah dapat pacar.

3. Kurang Percaya Diri
Rasa kurang percaya diri (PD) bisa menyebabkan seseorang vakum dalam dunia percintaan. Susah dapat pacar adalah sesuatu yang biasa bagi orang-orang seperti ini. Bahkan bisa merembet ke dalam aspek kehidupan sosialnya.

4. Terlalu sibuk dengan pekerjaan
Kesibukan menjadi hal yang lumrah di zaman modern yang serba materialistis ini. Yang jadi masalah adalah seringkali seseorang terlalu sibuk bekerja, mengejar karir atau study sehingga mengesampingkan urusan mencari pasangan. Masih mending kalau kesibukannya masih memungkinkan mereka untuk bertemu lawan jenis. Kalau tidak..? Alamat susah dapat pacar. Harus ikutan Take me Out kayaknya, Seperti yang dibilang sahabat blogger Erfano Nalakiano. hehe...

5. Terlalu pendiam dan pemalu
Sebagian orang, terutama cewek merasa bingung bagaimana cara menghadapi cowok pendiam apalagi pemalu. Meski pun ada sebagian orang yang kepincut dengan sosok pendiam dan cool (seperti Saya). Tapi secara keseluruhan sosok cowok pendiam ini agak susah dapat pacar.

6. Terlalu cuek dan nggak pengertian
Dalam menjalin sebuah hubungan, seseorang tentu ingin diperhatikan oleh pasangannya. Nggak percaya? Baca artikel saya mengenai tipe cewek yang disukai cowok dan tipe cowok yang disukai cewek. Dari situ terlihat jelas cewek dan cowok pengertian berada di urutan atas. Nah, kalau terlalu cuek, siapa yang mau..?

7. Sulit Mengungkapkan cinta
Sudah jelas kenapa tipe orang seperti ini susah dapat pacar. Sulit mengungkapkan cinta, bisa dibilang tidak berani mengungkapkan atau menunjukkan perasaan cinta terhadap orang yang dicintainya. Bagaimana dia tahu kamu mencintai dia kalau tidak diungkapkan..? Berharap mata berbicara..?

8. Menutup diri dan tertutup
Orang-orang yang membuka diri saja belum tentu bisa dapat pacar dengan mudah. Terlebih orang-orang yang menutup dirinya terhadap orang lain terutama lawan jenis. Mungkin orang-orang seperti ni terlalu misterius kalee, yah..?

9. Punya banyak kebiasaan buruk
Setiap orang tentu punya sisi buruk, sifat buruk atau kebiasaan buruk. Tapi, kalau terlalu banyak sisi negatifnya, tentu orang-orang akan berfikir ulang untuk menjalin hubungan dengan orang tersebut..source

Penyebab Seseorang Susah Mendapatkan Pacar

Bagi sebagian orang mendapatkan pacar adalah hal yang mudah. Dan bagi sebagian orang lagi merasa susah dapat pacar. Pertanyaan menariknya adalah "apa penyebab seseorang susah dapat pacar atau sulit dapat pacar. Seperti pertanyaan seorang teman, "kenapa saya susah dapat pacar?" Ini berlaku untuk cewek maupun cowok. Ada beberapa tipe cowok yang susah dapat pacar, dan beberapa tipe cewek yang susah dapat pacar. Sejauh ini, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan ada & penyebab kenapa seseorang susah dapat pacar?

1. Kurang Pergaulan alias kuper
Kuper, kurang pergaulan adalah penyebab utama kenapa seseorang sulit dapat pacar? Lingkup pergaulan dengan orang yang itu-itu saja membuatnya tidak berkembang, termasuk dalam urusan cinta. Mereka tidak punya banyak pilihan untuk bertemu dengan calon pacarnya.

2. Terlalu pemilih
Biasanya, orang-orang seperti ini menerapkan standar yang cukup tinggi mengenai kriteria cowok atau cewek yang bisa jadi pacarnya, yang diinginkannya. Bahkan tidak jarang terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan dirinya. Tipe perfectionist, akibatnya sudah bisa ditebak. Susah dapat pacar.

3. Kurang Percaya Diri
Rasa kurang percaya diri (PD) bisa menyebabkan seseorang vakum dalam dunia percintaan. Susah dapat pacar adalah sesuatu yang biasa bagi orang-orang seperti ini. Bahkan bisa merembet ke dalam aspek kehidupan sosialnya.

4. Terlalu sibuk dengan pekerjaan
Kesibukan menjadi hal yang lumrah di zaman modern yang serba materialistis ini. Yang jadi masalah adalah seringkali seseorang terlalu sibuk bekerja, mengejar karir atau study sehingga mengesampingkan urusan mencari pasangan. Masih mending kalau kesibukannya masih memungkinkan mereka untuk bertemu lawan jenis. Kalau tidak..? Alamat susah dapat pacar. Harus ikutan Take me Out kayaknya, Seperti yang dibilang sahabat blogger Erfano Nalakiano. hehe...

5. Terlalu pendiam dan pemalu
Sebagian orang, terutama cewek merasa bingung bagaimana cara menghadapi cowok pendiam apalagi pemalu. Meski pun ada sebagian orang yang kepincut dengan sosok pendiam dan cool (seperti Saya). Tapi secara keseluruhan sosok cowok pendiam ini agak susah dapat pacar.

6. Terlalu cuek dan nggak pengertian
Dalam menjalin sebuah hubungan, seseorang tentu ingin diperhatikan oleh pasangannya. Nggak percaya? Baca artikel saya mengenai tipe cewek yang disukai cowok dan tipe cowok yang disukai cewek. Dari situ terlihat jelas cewek dan cowok pengertian berada di urutan atas. Nah, kalau terlalu cuek, siapa yang mau..?

7. Sulit Mengungkapkan cinta
Sudah jelas kenapa tipe orang seperti ini susah dapat pacar. Sulit mengungkapkan cinta, bisa dibilang tidak berani mengungkapkan atau menunjukkan perasaan cinta terhadap orang yang dicintainya. Bagaimana dia tahu kamu mencintai dia kalau tidak diungkapkan..? Berharap mata berbicara..?

8. Menutup diri dan tertutup
Orang-orang yang membuka diri saja belum tentu bisa dapat pacar dengan mudah. Terlebih orang-orang yang menutup dirinya terhadap orang lain terutama lawan jenis. Mungkin orang-orang seperti ni terlalu misterius kalee, yah..?

9. Punya banyak kebiasaan buruk
Setiap orang tentu punya sisi buruk, sifat buruk atau kebiasaan buruk. Tapi, kalau terlalu banyak sisi negatifnya, tentu orang-orang akan berfikir ulang untuk menjalin hubungan dengan orang tersebut..source